Seleksi Kampung Hebat Diperketat, Dewan Juri Mulai Telaah Berkas

PASURUAN – Berkas administrasi dari belasan kelurahan peserta Kampung Hebat 2018 mulai memasuki tahapan seleksi. Proses seleksi administrasi itu dilakukan secara ketat. Sejumlah dewan juri dari berbagai unsur dilibatkan selama tahapan seleksi.

Sedikitnya ada lima dewan juri yang melakukan seleksi administrasi 14 kelurahan peserta Kampung Hebat yang digelar di kantor Jawa Pos Radar Bromo Biro Pasuruan, Rabu (5/12).

Mereka diantaranya yakni Dies Nurhayati selaku Ketua Forum Kota Sehat Kota Pasuruan, MH Dardiri selaku Direktur Rakyat Institute Foundation. Selain itu juga melibatkan dari organisasi perangkat daerah terkait.

Yakni Khrisna Fajar dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan, Jumawan dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dan Rahmawati dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan.

Koordinator Dewan Juri, Dies Nurhayati menerangkan seleksi dilakukan sesuai kategori Kampung Hebat. Yakni kategori Perumahan Go Green dan Sehat, serta kategori Permukiman Go Green dan Sehat. Menurut dia, ada sebanyak 14 kelurahan di Kota Pasuruan yang telah mendaftar sebagai peserta.

“Seleksi dilakukan dengan beberapa indikator. Ada indikator umum dan indikator khusus yang kami jadikan acuan dalam seleksi administrasi ini,” ujarnya.

Setelah seleksi administrasi tuntas, kata Dies, para peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan mempersiapkan materi. Kemudian, masing-masing peserta harus mempresentasikan materi tersebut.

“Tahapan presentasi untuk tiap peserta digelar sekitar 10 hingga 15 menit,” terang dia.

Selepas tahapan presentasi, dewan juri akan meninjau lokasi satu per satu peserta Kampung Hebat. Hal itu dilakukan untuk memantapkan dewan juri dalam melakukan penilaian.

“Setelah presentasi kami akan meninjau ke lapangan untuk mengkroscek apa yang sudah disampaikan dalam berkas administrasi dan presentasi,” pungkas dia. (tom/fun)