DPT Pemilu Kota-Kabupaten Bertambah Segini, Ini Rinciannya

PASURUAN – Jumlah daftar pemilih tetap di Kota dan Kabupaten Pasuruan untuk Pemilu 2019, terus bergerak. Terutama, dari hasil penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap Kedua (DPTHP-2). Sabtu (8/12) lalu, KPU Kota dan Kabupaten Pasuruan, membeber hasil penyempurnaan DPTHP-2.

Dari data itu diketahui, jumlah pemilih di Kota Pasuruan mencapai 147.500 jiwa. Angka ini bertambah 1.763 jiwa dibanding jumlah pemilih DPTHP-2 sebelumnya yang hanya 145.737 jiwa. Adanya tambahan data ini sebagian besar berasal dari pemilih pemula yang sampai 17 April 2019 nanti sudah berusia 17 tahun.

“Pemilih baru yang sudah terakomodir sebanyak 2.237 jiwa. Kemudian, kami lakukan verifikasi dan ada pengurangan 474 pemilih yang tidak memenuhi syarat,” ujar Komisioner KPU Kota Pasuruan Divisi Perencanaan dan Data, A Sofyan Sauri.

Seperti diketahui, proses cukup panjang dalam pendataan pemilih sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Beberapa di antaranya dengan mencermati kembali data pemilih. Sebab, banyak pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili, dan kepemilikan nomor induk kependudukan (NIK) ganda.

Selama proses itu berlangsung, kata Sofyan, pihaknya juga melakukan perubahan data 99 pemilih. “Prinsipnya, kami pastikan keakuratan, kevalidan, dan kesinkronan data,” ujarnya.

Demikian pula yang terjadi di Kabupaten Pasuruan. Selama proses penyempurnaan data, KPU Kabupaten Pasuruan juga mengidentifikasi sekitar 8.000 data pemilih pemula. Lalu, sekitar 6.000 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Sehingga ada tambahan 2.950 pemilih dari sebelumnya,” ujar Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin.

Jumlah itu juga telah ditetapkan dalam pleno penyempurnaan DPTHP-2. Sehingga, saat ini jumlah pemilih di Kabupaten Pasuruan, mencapai 1.179.108 jiwa. Adanya tambahan data itu juga berdampak terhadap jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Sebelumnya, KPU Kabupaten Pasuruan, telah menetapkan sebayak 4.362 TPS yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Bertambahnya jumlah pemilih, kata Faizin, memang mengharuskan penambahan TPS. “Ada penambahan 9 TPS. Tepatnya di Kecamatan Lekok ada tambahan 6 TPS, di Kecamatan Bangil 2 TPS, dan di Kecamatan Lumbang 1 TPS,” ujarnya. (tom/fun)