Identitas Korban Tewas Tertabrak KA Belum Diketahui, Ini Ciri-cirinya

MAYANGAN-Sampai kamis malam (13/12), identitas lelaki yang tewas tertabrak Kereta Api (KA) Mutiara Timur, Jurusan Banyuwangi- Gubeng, Surabaya pada Rabu (12/12) tak kunjung diketahui. Jenazah Mr X itu pun masih disimpan di lemari pendingin RSUD dr Moh Saleh.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan, polisi telah meminta keterangan dua saksi, dalam kecelakaan maut itu. Namun, sejauh ini identitas korban masih belum diketahui.

Identifikasi korban alami kesulitan lantaran kondisinya mengenaskan. “Sudah dua saksi dimintai keterangan. Yakni, Sugianto tukang parkir warung di lokasi. Serta Midun, warga Pesisir, Kecamatan Sumberasih. Namun hingga kini (kemarin) masih belum diketahui identitasnya,” terangnya.

Saat ini, polisi masih mencari tukang becak yang sempat mengantar korban. Polisi bakal mencari informasi kepada tukang becak. “Mungkin tukang becaknya kenal. Saat ini, Kanit Reskrim Polsek Sumberasih Ipda Imam dan anggota masih mencari yang bersangkutan,” imbuhnya.

Korban tewas tertabrak KA di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih sendiri memiliki sejumlah ciri-ciri. Diantaranya,

tinggi sekitar 165 sentimeter dengan usia sekitar 45 Tahun. Saat kecelakaan, korban memakai jaket cokelat, baju kotak-kotak, dan celana coklat. (rpd/mie)