Kota Pasuruan Mulai Alihkan Seluruh Perizinan ke Online, Termasuk Izin Usaha

PANGGUNGREJO – Pemkot terus berupaya meningkatkan kemudahan izin usaha di Kota Pasuruan. Salah satunya dengan memberlakukan izin usaha secara online. Pemkot berharap seluruh izin usaha lama sudah beralih secara online pada 2020.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPM-P2TSP) Kota Pasuruan, Yudie Andhi mengungkapkan Pemkot mulai memberlakukan online single submission (OIS) sejak September lalu. Tujuannya untuk memudahkan izin, sehingga berdampak pada retribusi izin usaha.

Mereka bisa mengurus dari tempat usaha dan jika ada kesulitan P2TSP siap mendampingi. Selanjutnya, mereka tinggal meminta rekomendasi berupa izin lokasi dan izin lingkungan. Tentunya, dengan menyertakan surat penyertaan pengelolaan lingkungan.

“Ini untuk memudahkan pelayanan. Harapannya, potensi usaha di Kota Pasuruan semakin meningkat dan berdampak pada kemajuan perekonomian,” jelasnya.

Bagi izin usaha lama, Yudie menyebut mereka diberi tenggat waktu sampai Juli 2020 untuk menyesuaikan izin mereka dengan OIS. Penyesuaian ini tidak dipungut biaya. Tujuannya untuk memudahkan pemantauan usaha di Kota Pasuruan.

“Kemudahan izin usaha ini berdampak pada retribusi izin mendirikan bangunan. Sejauh ini sudah melebihi target. Dari target sebesar Rp 560 juta sudah tercapai Rp 580 juta,” ungkap Yudie. (riz/fun)