Hari ke-6, Pendaki Hilang di Arjuno Belum Ketemu, Ini Dugaannya

PRIGEN – Pencarian Faiqus Syamsi, 17, pelajar SMK Negeri 5 Surabaya yang hilang di Gunung Arjuno, masih belum membuahkan hasil hingga hari ke enam, Selasa (25/12). Remaja asal Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya itu, tak kunjung diketemukan oleh tim SAR.

“Korban sejauh ini belum kami temukan, proses pencarian masih berlangsung,” ungkap Farid Kurnadi, sebagai SAR Mission Coordinator (SMC). Proses pencarian korban dikonsentrasikan di blok puncak dan di sekitar Gunung Arjuno dengan ketinggian sekitar 3 ribu meter dari permukaan laut (mdpl).

Sedikitnya 60 personel diterjunkan untuk mencari korban. Hanya saja, kendala medan yang curam dan terjal, membuat pencarian tak mudah dilakukan.

Belum lagi cuaca di lokasi pencarian. Dimana kabut sering turun. Relawan juga disulitkan dengan curah hujan yang tinggi.

Dari hasil evaluasi selama proses pencarian, diduga kuat korban terpeleset dan jatuh ke jurang. Mengingat pada hari kejadian hilangnya korban, ia sebutkan dua orang rekannya yang sempat tersesat dalam perjalanan turun dari puncak gunung sempat mendengar ada suara gemuruh bebatuan.

“Kemungkinan korbannya jatuh, tapi belum bisa disimpulkan sebelum benar-benar diketemukan,” katanya. Proses pencarian korban sendiri juga melibatkan Basarnas, Tagana, BPBD, dan potensi SAR lainnya. Proses pencarian tersisa Rabu (26/12) saja.

“Upaya ini kami tempuh hingga hari ke tujuh, sesuai UU 29/2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Tiap harinya terus kami evaluasi. Mudah-mudahan korban segera diketemukan,” tegasnya. (zal/rf)