Jelang Tahun Baru, Harga Ikan Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

MAYANGAN – Harga ikan segar jelang tahun baru merangkak naik. Kenaikan harga ikan ini karena permintaan ikan meningkat. Tingginya permintaan tak hanya dari masyarakat saja. Tapi juga hotel yang menyelenggarakan kegiatan di malam pergantian tahun.

“Biasanya memang seperti ini. Harga ikan segar naik karena banyak yang cari buat tahun baruan,” ujar Lilis Aisyah, 30, warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Kenaikannya pun beragam. Ikan medahi misalnya. Biasanya satu kilogram harganya Rp 30 ribu, naik hingga Rp 40 ribu. Kenaikan harga juga terjadi pada cumi-cumi. Dimana harga biasanya Rp 50 ribu per kilogram, naik hingga Rp 70 ribu.

Sejumlah pengepul ikan mengaku banyak mendapat orderan untuk perayaan tahun baru. Terutama datang dari sejumlah hotel di daerah wisata. “Saya terima dari beberapa hotel di Malang, pesan beberapa jenis ikan. Seperti udang, bawal, kakap, salem dan cumi-cumi,” ujar Rahmadi, 40, salah satu pengepul ikan asal Singosari, Malang, yang ditemui media ini di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mayangan.

Permintaan ini untuk kebutuhan tanggal 31 Desember 2018. Beberapa hotel di Malang mengadakan kegiatan bakar ikan. “Untuk cari ikan, saya ndak cuma datang ke sini saja. Kemarin cari di Puger, Jember dan Pasuruan. Rebutan cari ikan segar saat tahun baru begini. Stoknya memang banyak, tapi tidak semuanya bagus,” ujarnya. (put/rf)