Cek Fakta: Hoax Video Kecelakaan Brutal di Pandaan

PANDAAN-Di zaman serba digital ini, penyebaran informasi sangat cepat. Sayang, terkadang info yang salah, dengan cepat menyebar lewat jejaring media sosial. Kamis petang (3/1), warga Kabupaten Pasuruan dikejutkan dengan beredarnya video kecelakaan masal nan brutal yang disebut-sebut terjadi di Kecamatan Pandaan.

Dalam video yang berdurasi 30 detik itu, terlihat sebuah truk hilang kendali. Truk itu lantas menghantam sejumlah motor yang ada di depannya. Motor yang ditabrak, jumlahnya lumayan banyak.

Video itu beredar dengan cepat melalui grup-grup whatsapp. Penyebarnya, juga menjelaskan bahwa kecelakaan itu terjadi di Pandaan, Kamis sore. Tak disertai keterangan lokasi pasti kecelakaan itu.

Saat ditelusuri Jawa Pos Radar Bromo, di Pandaan pada Kamis sore memang terjadi kecelakaan maut. Kecelakaan itu menewaskan pasangan suami istri (pasutri) asal Krembung.

Namun, kecelakaan maut itu tak seperti yang terlihat di video-video yang beradar. Di video yang menunjukkan rekaman closed circuit television (CCTV) itu, sejumlah orang yang merekamnya juga berbicara tak menggunakan Bahasa Indonesia. Diduga percakapannya merupakan Bahasa Vietnam.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar memastikan video kecelakaan masal itu hoax. Kecelakaan itu bukan terjadi di Pandaan.

“Video yang beredar luas tersebut hoax. Bukan TKP (tempat kejadian perkara) kecelakaan di depan pabrik PT. Tirta Investama Pandaan. Tapi, di lokasi lain. Belum jelas lokasi dan tahun kejadiannya,” kata Eko Iskandar pada radarbromo.co.id.

Selain itu, di video juga memperlihatkan penggunaam jalur yang berbeda dengan di Indonesia. Selain itu, pada Kamis sore, wilayah Pandaan juga tengah diguyur hujan lebat.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu pun mengimbau, agar warga tak mudah termakan hoax. Ia meminta warga mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. “Mari perangi hoax,” ajaknya. (zal/mie)