Anggarkan Rp 35 Juta untuk Ekskavasi Batu Bata di Candiwates Tahun Ini

PRIGEN – Adanya struktur bata yang diduga benda cagar budaya berupa saluran air di Dusun Kalongan, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, tetap mendapat atensi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan. Di tahun ini, Disbudpar bahkan menyiapkan anggaran untuk proses ekskavasi lanjutan.

Pada pertengahan Desember lalu, proses ekskavasi sejatinya sudah dilakukan tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim di lapangan. Hasilnya menemukan struktur batu bata yang sama, dengan panjang 16 meter dan lebar 80 sentimeter. Posisinya tersambung, agak melengkung mengikuti jalan setapak sawah dan menghadap barat daya.

“Proses ekskavasi tetap ada di tahun ini untuk struktur batu bata di Kalongan. Eskavasi pertama kemarin pembiayaan full dari pusat atau APBN. Tapi, sekarang giliran daerah yang membiayai dari APBD,” ucap Kabid Seni dan Budaya Disparbud Kabupaten Pasuruan Nurul Hudayati.

Untuk pembiayaan ekskavasi di tahun sekarang, nilai pendanaannya tak besar. Hanya sekitar Rp 35 juta saja. Diusulkan tahun 2019 dan sudah disetujui dalam APBD tahun ini.

“Pelaksana di lapangan nantinya tetap dari tim BPCB Jatim, sekaligus melibatkan arkeolog. Bahkan, warga sekitar ikut dilibatkan untuk melakukan proses penggalian selama proses ekskvasi berlangsung,” tuturnya.

Adapun pelaksanaannya sendiri, di tahun ini ekskavasinya dilakukan selama dua kali. Yakni, di triwulan pertama dan ketiga. “Tanggal dan bulannya belum final, masih kami koordinasikan lebih lanjut dengan BPCB Jatim,” katanya.

Ekskavasi ini harus dilakukan. Sebab, menurut Nurul, sapaan akrabnya, ekskavasi diperlukan untuk mengetahui lebih jauh dan detail keberadaan benda cagar budaya berupa struktur batu bata tersebut. Apalagi, struktur batu bata itu diduga saluran air khusus untuk pertirtaan peninggalan kerajaan Majapahit.

Seperti diberitakan sebelumnya, struktur batu bata yang diperkirakan benda cagar budaya berupa saluran air tertutup, ditemukan pertengahan Agustus tahun lalu di Dusun Kalongan, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen. Struktur itu berada di lokasi sawah milik warga. (zal/fun)