Santri Asal Tongas Gantung Diri Pakai Sarung di Pondoknya di Nguling

NGULING – Warga di lingkungan Ponpes Putra Darul Ulum di Dusun Sumurwaru, Desa Summberanyar, Kecamatan Nguling, Kamis (10/1) dini hari mendadak gempar. Ini lantaran salah satu santri disana, ditemukan tewas gantung diri.

Santri itu diketahui bernama MW, 14. Remaja asal Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolonggo itu, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kusen pintu yang ada di ruangan ponpes. Dia menggantungkan lehernya dengan seutas sarung. Diduga aksi nekat itu dilakukan sebelum subuh.

Informasinya, MW ditemukan gantung diri, oleh santri sesama satu ponpes. Saat itu ada santri yang hendak ke kamar mandi. Dan begitu melihat ke arah depan, santri rekan korban dikejutkan dengan tubuh yang sudah tergantung.

“Saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa,” beber AKP Slamet Santoso, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota.

Seketika itulah seisi ponpes gempar. Para pengurus ponpes diberitahu. Termasuk petugas kepolisian. Begitu juga dengan keluarga korban.

Tak lama berselang, petugas polisi tiba di lokasi kejadian. Jenazah korban lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara, Porong. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui apa motif MW melakukan aksi nekat untuk mengakhiri hidupnya.

“Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan. Namun tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” beber Slamet. (tim/fun)