Membahayakan Pengendara, Warga Tanami Dahan di Deker Jebol

BERBAHAYA: Kondisi jalan di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo yang rusak akibat deker yang jebol. Kerusakan itu membahayakan pengendara jalan. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU – Warga yang melintasi jalan kabupaten di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo wajib berhati-hati. Pasalnya, deker jembatan di jalan tersebut jebol. Karena posisinya berada di bahu jalan, warga berinisiatif menutup deker tersebut dengan dahan dan plastik sebagai penanda.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo Sabtu (12/1), titik kerusakan itu berada di bahu jalan sisi barat. Pengendara motor dan mobil yang dari arah selatan, cukup terganggu dengan kerusakan tersebut. Jika tidak hati-hati, tidak menutup kemungkinan bisa terperosok.

Ilyas, 43, warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces mengatakan, setiap hari ia melintasi jalan tersebut. Ilyas memperkirakan, kerusakan deker itu7 sudah terlihat sejak Desember tahun lalu. Sampai akhirnya, ia mendapati kerusakan itu kemudian ditutup dengan dahan dan plastik sebagai tanda.

”Lebih bahaya kalau pas malam. Karena saya lihat pas pulang kerja malam, ternyata kurang penerangan. Jadi kalau tidak hati-hati, lubang itu tidak kelihatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono mengaku belum mengetahui informasi kerusakan itu. Karena itu, ia berjanji akan segera memeriksa kondisi deker tersebut. Termasuk memastikan apakah deker itu memang berada di jalan kabupaten atau bukan.

Prijono menegaskan, jika bukan termasuk jalan kabupaten, maka pihaknya tidak punya kewenangan. “Setelah dicek dan dipastikan titik lokasinya, kami upayakan untuk melakukan perbaikan. Karena khawatir ada korban akibat deker jalan itu jebol,” katanya. (mas/rf)