Pemkab Probolinggo Upayakan Gandeng Perusahaan untuk Beri Bonus Atlet Berprestasi di Porprov

PERSIAPAN PORPROV: Tim sepak bola Porprov Kabupaten Probolinggo berlatih di Stadion Bayuangga beberapa waktu lalu. Selain sepak bola, sejumlah cabang olahraga yang akan mengikuti ajang Porprov Gresik-Lamongan, kini mengikuti training center. (Mukhamad Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN – Target naik peringkat di ajang Porprov 2019, benar-benar diseriusi Kabupaten Probolinggo. Selain menggelar training center untuk sejumlah cabang olahraga, pemkab juga ingin merangsang atlet dengan upaya memberikan bonus. Bonus tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada atlet. Sehingga, nama Kabupaten Probolinggo akan terangkat.

Saat ini Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo juga berupaya untuk bonus tersebut. Salah satunya menggandeng perusahaan agar nantinya bisa memberikan corporate social responsibility (CSR) kepada atlet peraih medali.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporaparbud Tatok Krimahento. Dia mengatakan, untuk mengapresiasi atlet, bonus memang harus diberikan. Bonus itu juga untuk memompa semangat para atlet. Sehingga, bisa memacu dan memotivasinya untuk menjadi juara.

“Sudah kami siapkan untuk bonus. Kami bersama KONI (Kominte Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Probolinggo telah membahas itu. Jadi, menjadikan pemompa semangat agar mereka lebih giat dan bisa mencapai target,” katanya saat dikonfirmasi.

Sayang, saat ditanya besaran bonus yang akan diberikan per atlet, Tatok belum bisa menjelaskan. Menurutnya, besaran bonus yang akan diberikan itu masih dibahas. “Belum. Kami saat ini masih belum bisa menjelaskan besarannya,” terangnya.

Dana yang akan digunakan sebagai bonus juga belum bisa diterangkan berapa besarannya. Namun, dana untuk Porprov sendiri, menurut Tatok, sudah disiapkan, yakni sekitar Rp 300 juta.

“Dananya pun masih kami bahas untuk bonus. Jadi, besarannya masih kami sesuaikan. Ini, kami juga masih mencari dana bantuan untuk bonus,” tandasnya.

Pencarian dana melalui CSR, merupakan upaya lain. Sehingga, bonus yang akan diberikan ke atlet, bisa lebih besar. “Jadi, tidak kami tekan berapa jumlahnya. Mereka pun akan kami mintai dan masih kami lobi. Sehingga, nanti bisa memberikan bantuan dana,” tandasnya. (sid/fun)