10 Hari, Perampokan Juragan Properti Jrebeng Kidul Belum Ada Titik Terang

KEDOPOK – Upaya Polres Probolinggo Kota mengungkap kasus perampokan pada juragan properti asal Jrebeng Kidul, Suwarno, 65 beberapa waktu lalu, belum membuahkan hasil. Hingga Senin (28/1), belum ada pelaku yang diamankan polisi. Padahal, informasi terakhir, anggota sudah mengantongi beberapa identitas pelakunya.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Effendi mengatakan, sampai Senin memang belum ada pelaku yang diamankan. Ia mengatakan, sampai saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan. “Masih belum, kami masih lakukan penyelidikan,” terangnya.

Sayangnya, ia enggan memberikan keterangan detail terkait sejauh mana penyelidikan yang dilakukan. “Kalau untuk masalah itu, tidak bisa kita beritahukan karena ranahnya penyelidikan,” bebernya. Sementara, polisi berbekal keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

Sementara, saat media ini mengunjungi kediaman korban, kondisi Suwarno sudah membaik. Pihaknya berharap pelaku segera ditangkap. Bahkan, dihukum seberat-beratnya. “Semoga pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. Syukur-syukur jika bisa mengganti kerugiannya,” katanya sebelum beristirakat.

Diberitakan sebelumnya, rumah Suwarno, 65, yang ada di Jl. KH. Z. Muttaqin, RT 1/RW 1, Kelurahan Jerebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, disatroni rampok. Setelah melakukan penyekapan dan penganiayaan, enam perampok itu berhasil menggondol barang berharga milik korban senilai Rp 700 juta. Bahkan, akibat terkena celurit pada saat melawan, Suwarno alami luka dan dilarikan ke RSUD Mohamad Saleh. (rpd/rf/mie)