Anggaran Honor Guru TPQ Stagnan, Perbulan Tetap Dianggarkan Segini

BANGIL – Tahun ini Pemkab Pasuruan memastikan tetap mengalokasikan bantuan hibah berupa honor untuk guru Taman Pendidikan Quran (TPQ). Tahun ini dianggarkan Rp 12 miliar untuk 5.000 guru se Kabupaten Pasuruan. Setiap guru akan mendapatkan alokasi yang sama dengan tahun kemarin, Rp 200.000 per bulan.

Kabid Perguruan Agama Islam Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan Ahmad Yusuf mengatakan, bantuan honor kepada guru TPQ merupakan bantuan dari Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang akhirnya dilimpahkan kepada pihaknya. Hibah berupa honor ini sudah dilaksanakan sejak 2014. “Tujuannya, memberikan support atau dukungan dengan memberikan bantuan hibah berupa honor agar mereka lebih semangat untuk mengajar,” ujarnya.

Menurutnya, setiap tahun besaran bantuan honor yang diberikan selalu naik. Pada 2014 masih Rp 30.000 per guru per bulan. Pada 2015 naik menjadi Rp 50.000 per guru per bulan. Pada 2016 lalu kembali dinaikkan menjadi Rp 100.000 per guru per bulan. Namun, besaran honor itu tidak ada kenaikan pada 2017.

Tahun kemarin mulai dinaikkan menjadi Rp 200.000 per guru per bulan. Dan, ternyata tahun ini juga tidak naik. Nilainya sama dengan tahun kemarin, Rp 200.000 per guru per bulan.

Yusuf mengatakan, guru TPQ yang diberikan honor ini merupakan guru ngaji yang mengajar di TPQ di desa atau kelurahan. Berbeda dengan guru Madrasah Diniyah (Madin), guru TPQ ini biasanya mengajar anak yang lebih kecil untuk belajar membaca Alquran mulai benar-benar tingkat dasar.

Menurutnya, bantuan honor ini diambil dari APBD Kabupaten Pasuruan dan dicairkan setiap semester atau enam bulan sekali. Sehingga, guru TPQ mendapatkan 2 kali dalam setahun. “Pencairannya dilakukan setiap semester. Jadi per semester langsung diberikan Rp 1,2 juta dan diberikan menjelang akhir semester,” ujarnya. (eka/fun)