Dua Warga Winongan Jadi Pengedar Sabu, Polisi Sita 22 Paket

GADINGREJO – Muhamad Ahyar, 27 dan Siswandi, 20, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi. Mereka dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan Kota karena mengedarkan sabu-sabu.

Kedua pelaku ini ditangkap bersamaan karena melakukan kerja sama dalam jual beli dan mengedarkan narkotika. Muhamad Ahyar ditangkap lebih dulu di sebuah rumah di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (15/1), sekitar pukul 20.00. Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan satu paket sabu-sabu seberat 0,47 gram.

Polisi pun mengembangkannya dan berhasil mengungkap keterlibatan Siswandi. Tim Satreskoba juga menggeledah rumah Siswandi di Desa Sumberejo. Dari rumahnya, pihak kepolisian mendapati 22 paket sabu-sabu. Kedua pelaku ini lantas diamankan ke Mapolres Pasuruan Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatreskoba Polresta Pasuruan AKP Imam Yuwono mengatakan, sejatinya kedua tersangka sudah memiliki pekerjaan tetap. Ahyar bekerja di sebuah koperasi dan Siswandi bekerja di sebuah perusahaan mebel. Namun, mereka masih tergiur dengan keuntungan dari menjual sabu-sabu.

Kepada polisi, mereka mengaku menjadi pengedar sabu-sabu ini sejak beberapa bulan terakhir. Mereka menjual sabu-sabu dengan paket hemat seharga Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu. Paket ini didapatkan dari sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan.

“Mereka berdalih untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Dari paket hemat ini, mereka mendapatkan komisi. Pelaku kami kenakan pasal 112 UU Nomor 35/2009 dengan ancaman hukuman empat tahun,” ujar Imam. (riz/fun)