Jalan Winongan-Gondangwetan Sudah Sering Makan Korban, Perbaikannya Dianggarkan Segini

RUSAK PARAH: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Winongan-Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, yang akan diperbaiki pada April 2019. Perbaikan jalan ini dialokasikan Rp 7 miliar. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GONDANGWETAN – Banyaknya jalan yang rusak di Jalur Gondangwetan menuju Winongan, Kabupaten Pasuruan, mulai mendapatkan perhatian dari Pemkab Pasuruan. Pemkab memastikan akan segera memperbaiki jalur itu menggunakan dana alokasi khusus (DAK). Perbaikannya ditargetnya bisa mulai dikerjakan pada April 2019.

Adanya kerusakan jalan itu dikeluhkan warga sekitar. Salah satunya Sholikan, 40, warga Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan. Sebagai pekerja yang rutin menuju jalan Gondangwetan-Winongan, Sholikan mengaku sangat terganggu dengan jalan rusak di Kecamatan Gondangwetan. “Rusaknya ini sudah dari tahun lalu, meski sudah pernah diaspal setelah pengerjaan pipa, tapi setelah itu rusak lagi dan banyak lubang,” ujarnya.

Menurutnya, intensitas kendaraan yang melintas di Ranggeh-Winongan ini cukup tinggi. Baik dari kendaraan roda dua, roda empat, termasuk truk yang menuju sejumlah perusahaan di sekitar Winongan-Gondangwetan. Sehingga, tak memungkiri jika jalan cepat rusak.

Hal senada diungkapkan Sania, 50, warga Sekarputih, Gondangwetan. Menurutnya, karena banyak jalan berlubang, banyak pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan. “Sepeda motor juga sering jatuh lantaran hujan, jadi lubang yang dalam gak kelihatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Apriyanto memastikan, jalan rusak di Jalur Winongan-Gondangwetan akan ada perbaikan tahun ini. “Ada dana dari DAK Pusat dan untuk perbaikan jalan dari Gading, Winongan, sampai ke arah Gondangwetan,” ujarnya.

Hari mengatakan, anggaran dari DAK Pusat mencapai Rp 7 miliar. Dari dana itu akan dialokasikan untuk pengaspalan jalur yang rusak di sepanjang jalur Winongan-Gondangwetan. Namun, untuk menentukan panjangnya masih dalam tahap survei. Ditargetkan pengerjaannya dapat dimulai pada April 2019. (eka/fun)