Lampu Alun-alun Kraksaan Sisi Timur Padam, Warga Khawatir Jadi Tempat Mesum

KRAKSAAN – Warga Kota Kraksaan sepekan ini dibuat resah atas padamnya lampu di alun-alun sisi timur. Bukan tanpa alasan, lantaran tempat umum tersebut acapkali didatangi muda-mudi jika menjelang malam.

Warga ibu kota Kabupaten Probolinggo resah, jika kesempatan itu digunakan untuk kegiatan negatif. Misalnya, muda-mudi melakukan perbuatan mesum karena ada kesempatan. Apalagi, tak jarang warga menemukan gaya muda-mudi yang pacaran, kebablasan.

Keresahan itu salah satunya diungkapkan Tado, 40, warga setempat. Menurutnya, setiap menjelang malam ada saja sepasang kekasih yang berada di lokasi yang mati lampu itu. Mereka bermesraan hingga tak jarang berciuman.

“Saya sering nemukan seperti itu. Mereka berada di bawah tempat berteduh yang memang disediakan oleh pemda guna bersantai,” ujarnya, Senin (28/1).

Menurut pria yang berjualan di sekitar lokasi itu, matinya lampu di sisi timur itu sudah berjalan seminggu. Semenjak itulah, lokasi itu seperti menjadi tempat “favorit” bagi muda-mudi yang hendak memadu kasih.

“Pernah saya sampai teriaki. Tetapi dia tidak juga pindah. Malah semakin mesra. Malah ada yang lanjut sampai berlebihan,” tuturnya.

Hal senada juga diutarakan Faruq, 23. Menurutnya, hal demikian memang kerap terjadi. Ia juga pernah mendapati hal yang sama. “Saya takut kalau mau menegur. Khawatir malah saya yang diserang,” tandasnya.

Karena hal itu, ia berharap lampu alun-alun sebelah timur yang mati untuk segera diperbaiki. Sebab, ia tidak ingin jika tempat itu digunakan untuk mesum. “Lebih cepat lebih baik. Kalau tidak nanti malah semakin banyak yang berbuat seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat Zainal Ansori mengatakan, pihaknya berterima kasih atas laporan itu. Menurutnya, DLH akan segera melakukan perbaikan terhadap lampu alun-alun yang mati.

“Secepatnya kami perbaiki. Kami tidak ingin tempat yang telah kami bangun menjadi sarang mesum muda mudi yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. (sid/fun)