Penyidik Dalami Materi Laporan Kasus KSU Mitra Perkasa

MAYANGAN – Laporan dugaan penggelapan duit Koperasi Serba Usaha Mitra Perkasa (KSU-MP) Kota Probolinggo dengan terlapor Zulkifli Chalik, terus didalami penyidik Polres Probolinggo Kota. Karenanya, penyidik belum memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan, pihak koperasi dipanggil untuk dimintai keterangan. Sebab, pihaknya masih melakukan pendalaman materi penyelidikan. “Kami belum lakukan pemanggilan. Ini masih penyelidikan,” ujarnya, Jumat (25/1) lalu.

Nanang mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak koperasi untuk dimintai keterangan. Namun, ia belum memastikan waktu persisnya. “Nantinya jelas kami akan panggil. Untuk waktunya masih dikoordinasikan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, perseteruan KSU-MP Kota Probolinggo dengan mantan ketuanya, Zulkifli Chalik. Rabu (23/1), sekitar pukul 10.00, Manajer sekaligus Ketua KSU-MP Welly Sukarto mempolisikan Zulkifli Chalik ke Polres Probolinggo Kota. Zulkifli dituding telah menggelapkan dana koperasi Rp 6 miliar.

Salah seorang kuasa hukum Welly Sukarto, Sugeng Hariyadi mengatakan, Zulkifli yang merupakan anggota koperasi telah menggelapkan dana koperasi sekitar Rp 6 miliar. Jumlah itu dihitung mulai 2006 sampai 2016, saat terlapor menjabat ketua koperasi. Terlapor sebagai pengelola dan ketua 1 KSU-MP memberikan cek kosong dan setelah dijumlah mencapai Rp 6,767 miliar.

Sedangkan, kuasa hukum Zulkifli, Abdul Wahab Adinegoro tidak mempermasalahkan kliennya dilaporkan. Namun, pengacara asal Malang itu mengaku akan melaporkan balik pelapor. Wahab mengaku akan melaporkan pelapor dengan kasus dugaan penipuan Rp 1 miliar. (rpd/rud)