Berjualan di Alun-Alun dan Terminal Wisata, Enam PKL Terancam Tipiring

DITERTIBKAN: Petugas Satpol PP menertibkan PKL yang berjualan di lokasi PKL di alun-alun Pasuruan, Senin (28/1) malam. (Satpol PP Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO – Enam pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pasuruan, harus berurusan dengan Satpol PP Kota Pasuruan. Senin (28/1) malam, mereka diketahui berjualan di Alun-alun dan Terminal Wisata Kota Pasuruan.

MEMBANDEL: Dari penertiban tersebut, Satpol PP mengenakan tipiring. (Satpol PP Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Mereka melanggar karena berjualan di dua lokasi itu memang dilarang. Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Pasuruan Muhammad Nur Fadholi mengatakan, enam PKL itu ditindak dalam operasi selama empat jam mulai pukul 18.00 sampai 22.00.

Dari enam PKL itu, dua PKL diketahui berjualan di Terminal Wisata dan empat PKL di alun-alun. Nur Fadholi menyebut, enam PKL itu sudah tiga kali diperingatkan agar tidak berjualan di dua tempat terlarang itu. Namun, mereka tidak menggubris.

Karenanya, Satpol PP menindak mereka dengan mengamankan dagangannya. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tidak akan berjualan di lokasi terlarang lagi. “Peringatan sudah kami lakukan berulang kali, namun mereka tetap membandel. Kami lakukan tindakan represif sesuai aturan. Renacananya mereka akan kami tindak pidana ringan (tipiring) di pengadilan negeri,” ujar Nur Fadholi. (riz/fun)