Hujan Deras, Kompleks Perkantoran Pemkab di Raci Tergenang, Aktivitas Pegawai Terganggu

NEKAT MENEROBOS: Pegawai Pemkab Pasuruan mendorong motornya di kompleks perkantoran yang ada di Raci, Bangil. Hujan yang mengguyur sejak Rabu (30/1) siang hingga sore membuat sejumlah kawasan tergenang air. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Hujan deras yang mengguyur Pasuruan sejak Rabu (30/1) siang hingga sore membuat kompleks perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci, Bangil tergenang air. Akibatnya, kondisi ini sempat membuat aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi terganggu terutama saat pulang kantor. Lihat videonya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, genangan terjadi cukup tinggi hingga setengah meter. Akibatnya ASN yang hendak pulang, sebagian ada yang mogok kendaraannya. Sehingga sebagian memilih mendorong motor atau mobilnya.

Genangan yang terjadi di kompleks kantor Pemkab Pasuruan tersebut memang bukan kali pertama. Namun genangan yang cukup besar, baru kali ini terjadi. Padahal, biasanya cepat surut di drainase yang mengelilingi parkir-parkir motor dan mobil.

TUNGGU SURUT: Sejumlah pegawai menunggu air surut, namun tak sedikit yang menerobos. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Bakti Jati permana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan membenarkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi cukup rata terjadi di Kabupaten Pasuruan. “Hujan pada siang ini (Rabu) memang cukup deras, namun bergiliran. Yakni dari Prigen, Pandaan, ke Bangil, sampai ke Wonorejo, Pohjentrek dan ke arah timur,” terangnya.

Selain itu intensitas hujan yang turun juga cukup tinggi, normalnya curah hujan dibawah 50mm perhari. Namun Rabu lalu mencapai 70-80 mm perhari. Kondisi ini memuat beberapa titik jalan juga mengalami genangan, termasuk di Raci, Bangil dan di kompleks perkantoran di Raci.

Kendati sudah ada drainase, curah hujan yang mencapai 1 jam 10 menit membuat genangan terjadi. “Faktornya karena curah hujan tinggi, proses drainase jadi belum maksimal. Padahal di sebelah utara kompleks perkantoran ada lahan untuk pembuangan air,” terangnya.

Setelah dilakukan asesmen, Bakti mengatakan, kondisi tingginya genangan di komplek perkantoran raci juga ditambah lantaran ada luapan air yang datang dari arah selatan kantor. “Jadi di selatan kantor ada saluran dekat masjid. Dan rupanya karena luapan air cukup besar dari selatan membuat ada tembok yang jebol. Meskipun tidak besar, namun menambah volume air yang menyebabkan komplek perkantoran raci tergenang tinggi,” terangnya.

Dengan kejadian ini, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU terkait perbaikan tembok yang jebol. Termasuk apakah perlu menambah drainase di Komplek Perkantoran Raci agar banjir tak lagi terjadi pada musim hujan.

Hujan deras juga membuat sebagian jalur Raci, Bangil tergenang air yang cukup tinggi. Pengendara di jalan pun ikut terganggu aksesnya. (eka/fun)