Kades Ngadirejo Sukapura Digerebek saat Pesta Sabu Bareng Perangkat

SUKAPURA-Daftar aparatur desa yang terjerat kasus narkoba di Kabupaten Probolinggo kian panjang. Usai tiga perangkat desa diciduk lantaran terjerat sabu, kali ini giliran seorang kepala desa diamankan Tim Khusus Tumpas Narkoba Polres Probolinggo.

Kades yang ditangkap itu adalah kades di wilayah Kecamatan Sukapura berinisial KS. Ia diamankan di rumahnya pada Selasa malam (29/1).

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id menyebutkan, kades itu sudah menjadi target operasi (TO), digerebek saat tengah pesta sabu bersama empat tersangka lain. Namun sayang, dua tersangka berhasil kabur saat hendak ditangkap.

Sekitar pukul 23.00, polisi hanya berhasil mengamankan tiga tersangka. Mereka adalah inisial KS selaku Kades Ngadirejo; SR, kaur keuangan Desa Ngadirejo, dan SP, sopir jip asal Desa Ngadas Sukapura.

Barang bukti yang diamankan mulai dari sabu sisa yang belum terpakai sekitar 0,6 gram, seperangkat alat hisap sabu, bong dan sejumlah barang bukti lainnya.

Para tersangka pun tidak dapat mengelak. Karena mereka diamankan saat tengah pesta sabu. Mereka langsung digelandang ke Mapolres Probolinggo untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggrebekan pesta sabu di wilayah Sukapura. Namun, pihaknya sendiri masih melakukan pemeriksaan dan akan tes urine apakah positif pakai sabu atau negatif. “Kami masih periksa dan kembangkan kasus itu,” katanya.

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menjelaskan, pihaknya kini masih terus melakukan penyidikan. Termasuk kembangkan dua tersangka lain yang berhasil melarikan diri. “Kami belum bisa pastikan statusnya sebagai apa. Saya belum cek,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukapura Yulius Christian saat dikonfirmasi mengaku sudah dapat informasi tersebut. Namun, pohaknya belum memastikan kebenaran dan kronologis jelasnya. Pihaknya, masih akan klarifikasi turun ke desa.

“Iya saya dengarnya Kades Ngadirejo dan kaur keuangan desa yang diamankan. Tapi, kami belum pasti kebenarannya,” katanya. (mas/mie)