Pindah Kantor Baru, Dispendukcapil Alokasikan Rp 400 Juta untuk Rehab

DRINGU – Pemkab Probolinggo memindah kantor Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). Sejak awal tahun kemarin, kantor pelayanan capil pindah gedung belakang eks Gedung Pemda Dringu. Untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, dialokasikan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk merehab gedung eks Pemda tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo, Slamet Riyadi. Saat dikonfirmasi kemarin, Slamet mengatakan, sejak awal tahun, semua pengurusan KTP, KK dan capil lainnya tidak lagi di kantor lama. Tetapi, pindah ke gedung belakang eks gedung Pemda Dringu.

”Kalau pelayanan kependudukan dan capil semuanya sudah pindah ke kantor eks Pemkab di Dringu. Kalau kantor saya tetap di kantor lama. Karena di kantor baru, masih belum direhab. Tapi tiap hari saya pasti mendatangi kantor pelayanan yang baru,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo Selasa, (29/1)

Disinggung soal anggaran yang dialokasikan melalui APBD 2019, Slamet mengaku, anggaran itu diperuntukkan untuk pengadaan mebeler, dan rehab ruang sisi barat. Dimana, untuk memaksimalkan pelayanan kependudukan terhadap masyarakat, harus ditunjang dengan tempat dan fasilitas lainnya.

”Tahun ini alokasi anggaran sekitar Rp 400 juta. Itu diperuntukkan pengadaan mebeler, dan rehab ruangan di kantor dispendukcapil yang baru,” terangnya.

Slamet mengaku, pindahnya kantor pelayanan kependudukan ke eks gedung pemkab, solusi yang tepat. Sebab, kantor pelayanan saat ini memiliki lahan tempat parkir yang luas dan ruangan yang besar juga. Sehingga, masyarakat yang datang untuk mengurus surat kependudukan atau capil, bisa lebih nyaman.

Alhamdulillah, masyarakat biasa leluasa menunggu di dalam atau luar ruangan. Karena, kantor pelayanan yang baru ini memang luas. Tempat parkir baik roda dua atua roda empat juga sangat luas,” ungkapnya. (mas/fun)