Polisi-GUSDURian Ikut Bersihkan Kelenteng Tjoe Tik Kiong

KERJA SAMA: Sejumlah anggota Polsek Gadingrejo, Polres Pasuruan Kota, ikut bersih-bersih di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan, Rabu (30/1) pagi. (Muhamad Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO – Sejumlah orang terlihat sibuk di setiap sudut Kelenteng Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan. Rabu (30/1), mereka membersihkan kelenteng di Jalan Lombok, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, itu sebagai persiapan menjelang tahun baru Imlek 2570.

Mereka terlihat membersihkan lantai, menggosok pagar, serta menyucikan sejumlah altar dan patung dewa-dewi. Ada 12 patung yang dikultuskan dalam kelenteng ini. Salah satunya, patung Dewi Mak Tjo atau yang dikenal sebagai Dewi Pelindung Lautan.

“Membersihkan altar suci dan patung-patung ini juga untuk membuang aura negatif, sehingga kami siap menyambut tahun baru dengan aura positif serta pembinaan diri yang lebih baik,” ujar tokoh agama Khonghucu, Yudhi Dharma Santoso, Rabu (30/1).

Tahun baru Imlek kali ini memasuki tahun sio babi. Menurut Yudhi, sio babi dikenal sebagai simbol kemakmuran. Ia berharap pergantian tahun baru kali ini akan mendatangkan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

“Bertepatan dengan agenda pemilu. Semoga tahun ini semua anak bangsa turut berbahagia, diselimuti kemakmuran dan kedamaian. Besar harapan kami dalam menyongsong pelaksanaan pemilu nanti agar bangsa Indonesia semakin kondusif dan mempersatukan hubungan yang harmoni,” ujarnya.

Kerja bakti ini tak hanya dilakukan jamaah Kelenteng Tjoe Tik Kiong. Tapi, juga diikuti sejumlah aparat anggota Polsek Gadingrejo dan Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan.

“Kami bahagia diajak membersihkan kelengkapan suci di kelenteng. Kami juga berharap kebahagiaan dalam tahun baru Imlek ini akan turut dirasakan semua masyarakat. Dan, kerukunan antarumat beragama di Indonesia selalu terjalin dengan baik,” ujar Koordinator KGSKR GUSDURian Pasuruan Makhfud Syawaludin. (tom/rud/fun)