Sehari, Polisi Gulung Dua Pengedar Pil Asal Krejengan dan Gading

PROBOLINGGO – Tim gabungan Polres Probolinggo, terus bergerak memberantas peredaran narkoba dan pil koplo. Selasa lalu (28/1), dalam waktu sehari, berhasil menggulung dua tersangka kasus peredaran pil koplo jenis Trihexipenidyl di lokasi berbeda. Kedua tersangka pun langsung digelandang ke Mapolres Probolinggo, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kedua tersangka itu adalah Aliman Abdulrahman, 42, warga Dusun Parseh Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan dan Yahya Wiyanto, 25, warga Dusun Kambengan Desa Nogosaren Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo.

Kasatreskoba, AKP Suherly Sanjaya saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan dua tersangka kasus peredaran pil Trihexipenidyl. Keduanya, diamankan di lokasi berbeda dalam waktu sehari oleh tim gabungan yang terdiri Team Tumpas Narkoba dan Tim Sus Polres Probolinggo.

”Tersangka Yahya yang pertama kali diamankan di Pinggir jalan Desa Nogosaren Gading, sekitar pukul 13.00. Kemudian sekitar pukul 17.30, tersangka Aliman diamankan di dalam rumahnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Saat dilakukan penangkapan dikatakan, Eks Kasatreskoba di Polresta Pasuruan itu menyebutkan, kedua tersangka tidak dapat mengelak. Sebab, diamankan sejumlah barang bukti.

Dari tangan tersangka Yahya 113 butir Pil Trihexipenidyl, uang Rp 50 ribu hasil penjualan pil dan dompet tempat nyimpan pil.

Sedangkan dari tangan tersangka Aliman diamankan barang bukti 121 butir Pil Trihexipenidyl dan 1037 butir Pil dextro. Selain itu, diamankan uang tunai Rp 155 ribu dan 70 plastik klip.

”Diduga kuat, kedua tersangka ini satu komplotan pengedar pil koplo jenis Trihexipenidyl dan dextro,” terangnya.

Herly mengungkapkan, pihaknya kini tengah mengembangkan terus pengedar narkoba dan pil di wilayah Kabupaten Probolinggo. Karena, kuat dugaan masih banyak pengedar pil yang membahayakan tersebut. ”Kedua tersangka dijerat dengan pasal 196 Sub. 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan,” tegasnya. (mas/fun)