Tergiur Keuntungan Besar, Nelayan Asal Jatirejo di Lekok Nekat Jual Dextro

LEKOK – Tergiur keuntungan yang bakal didapat, Asnawi, 34, nekat menjual pil dextro. Namun, kini warga Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, itu harus mendekam di sel tahanan Polsek Lekok.

Lelaki yang berprofesi sebagai nelayan itu ditangkap petugas Polsek Lekok, Selasa (29/1). Dia dibekuk pukul 20.00 di depan rumah warga di Dusun Lampean, Desa Jatirejo.

Dari tangannya, ditemukan sejumlah barang bukti (BB). Di antaranya, satu buah kaleng permen warna oranye berisikan 36 butir pil jenis Dextro. Lalu, satu buah kaleng warna silver berisikan 27 butir pil Dextro. Serta uang tunai Rp 94 ribu.

Ia pun dikenakan pasal 197 sub pasal 196 UU nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara.

Kepada penyidik, Toyib mengaku terpaksa mengedarkan pil Dextro untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap 10 butir dijual dengan harga antara Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu. Dari penjualan ini, ia memperoleh keuntungan Rp 2 ribu-Rp 3 ribu per 10 butir.

“Pelaku tergiur dengan keuntungan yang besar. Katanya untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” terang Kapolsek Lekok AKP Teguh Taviyarno. (riz/hn/fun)