Disurvei 10 Ribu, Bantuan Jaringan Gas di 3 Kecamatan Hanya Disetujui Separo

KRAKSAAN – Tiga kecamatan sudah disurvei untuk pemasangan bantuan 10 ribu jarigan gas (Jargas) sambungan rumah tangga, tahun lalu. Setelah survei, ternyata bantuan yang disetujui hanya separonya.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam setempat Santoso. Menurutnya, bantuan Jargas yang akan diberikan tidak sesuai dengan yang awal. Awalnya saat disurvei bantuan yang akan diberikan sekitar 10 ribu jaringan.

“Setelah di survei tahun lalu itu, ternyata yang turun tidak 10 ribu. Tetapi hanya 5 ribu Jargas,” uangkapnya.

Lebih lanjut, Santoso menjelaskan, alasan turunnya bantuan itu tak lain karena anggaran. Sayang, Santoso tidak menjelaskan secara detail mengenai alasan anggaean yang dimaksud seperti apa. Pihaknya tetap menerima meskipun jumlah bantuan dikutangi.

“Tetap kami terima ini kan demi kemaslahatan masyarakat. Itu kan yang lebih tahu adalah pihak pusat, ” tuturnya.

Untuk lima ribu jargas itu akan dipasang di tiga kecamatan seperti yang telah di sepakati sebelumnya. Yaitu Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberaaih dan Kecamatan Dringu. Pemasangannya diperkiraan Maret mendatang.

“Insya Allah nanti akan dilakukan pemasangan pada Maret. Entah pertengahan atau awal bulan, kami masih belum tahu, ” ungkapnya.

Jargas sendiri jika telah terpasang dipastikan lebih murah dari pada elpiji bersubsidi. Menurutnya, masyarakat yang menerima bantuan itu tidak akan merugi. Apa lagi, pemasangannya dilajukan secara gratis oleh pemerintah pusat.

“Sudah tentu lebih murah dan aman. Perkiraan biaya untuk pemasanfan itu sekitar Rp 2,5 juta. Itu semua dananya dibantu oleh pemerintah pusat, ” jelasnya. (sid/fun)