Oknum Satpol PP yang Tersandung Narkoba Divonis Empat Tahun Tahun Penjara

PANGGUNGREJO – Karir Abdullah Nasich dipastikan bakal lebih lama menjalani hidupnya di balik jeruji besi. Oknum PNS Satpol PP Kota Pasuruan ini yang didakwa atas kepemilikan sabu-sabu ini diputus pidana empat tahun dan tujuh bulan oleh majelis hakim pengadilan negeri (PN) Pasuruan.

Persidangan beragendakan putusan ini dipimpin oleh ketua majelis hakim Dameria Frisella Simanjuntak Rabu lalu (30/1). Selama pembacaan putusan itu, terdakwa hanya menundukkan kepalanya di kursi persidangan.

Dalam putusan tersebut, Abdullah Nasich diputus empat tahun dan tujuh bulan serta membayar denda Rp 800 juta atau subsider dua bulan. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut tujuh tahun dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan.

Dameria menyebut ada sejumlah hal yang meringankan putusan terdakwa. Diantaranya, selama menghadiri persidangan, terdakwa bersikap baik, terdakwa menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum dan masih memiliki tanggungan keluarga.

Sementara yang memberatkan adalah terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat 1 KUHP UU nomor 35 tahun 2009. Yakni, ia menguasai narkotika golongan satu bukan tanaman tanpa hak. Atas putusan ini, JPU menyebut masih pikir-pikir.

Humas PN Pasuruan, Rahmat Dahlan mengungkapkan Abdullah Nasich diputus lebih rendah dari tuntutan JPU. Kondisi ini membuat JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan, Erma masih pikir-pikir pada putusan tersebut.

“JPU masih pikir-pikir. Ia masih diberikan waktu selama tujuh hari untuk mengajukan banding sebelum dinyatakan inkracht,”ungkap Rahmat.

PH terdakwa, Awaloedin menyebut Abdullah Nasich sudah menerima putusan dari majelis hakim tersebut. Pasalnya, putusan tersebut merupakan pidana yang cukup rendah dibandingkan ancaman maksimal yang mencapai 15 tahun.

“Klien saya mengaku sudah menerima dan tidak ingin melakukan banding. Sebab, proses banding sendiri ada kemungkinan lebih tinggi dari putusan,”jelasnya.

Seperti diketahui, Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba kembali bertambah. Seorang PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan diamankan tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota.

Dari tangan Abdullah Nasich, 41, warga Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan itu yang tercatat sebagai PNS di Satpol PP Kota Pasuruan, polisi menemukan paket sabu. Pria tamatan S1 tersebut ditangkap petugas, Sabtu (13/10) lalu. (riz/fun)