Selama Januari, 3 Warga Kota Pasuruan Terserang DBD

PASURUAN-Waspada demam berdarah dengue (DBD) juga dilakukan di Kota Pasuruan. Selama Januari ini, tercatat ada 3 warga yang terserang DBD.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr Shierly Marlena. “Mereka merupakan warga Kelurahan Kebonagung,” terangnya.

Dari ketiga warga itu, salah satunya anak-anak yang masih berusia 6 tahun. Shierly memastikan, ketiga warga penderita DBD itu sudah mendapatkan penanganan medis. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada serta mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.

Menurut Shierly, upaya pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat terutama dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Selain itu, juga perilaku masyarakat dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Karena dalam kasus DBD selama ini bukan hanya dikarenakan faktor nyamuk. Tapi, perilaku manusia. Menggantung pakaian hingga bertumpuk itu juga menjadi salah satu pemicu,” paparnya. Selanjutnya, ia mengimbau agar masyarakat rutin mengurasi bak mandi serta menghindari genangan air terlalu lama.

Di sisi lain, Dinkes juga terus berupaya meminimalisir serangan penyakit DBD. Kata Shierly, program pencegahan sudah dilakukan secara rutin dari tahun ke tahun. Namun, memasuki musim hujan program tersebut juga lebih ditingkatkan.

Misalnya dengan pendistribusian abate di setiap kelurahan yang dilakukan dua kali dalam setahun.

“Pokja DBD ini ada di tiap kelurahan. Mereka merupakan kader dari kalangan masyarakat di bawah binaan Puskesmas,” jelasnya. Shierly menyebut, serangan DBD memang masih menjadi ancaman di tengah masyarakat. (riz/mie)