Rp 25 Miliar untuk Benahi 2.000 Unit RTLH di Tahun Ini

GEMPOL – Tahun ini Pemkab Pasuruan kembali menganggarkan anggaran untuk perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Jumlahnya pun naik dari tahun sebelumnya. Kenaikannya cukup signifikan, sehingga jumlah unit RTLH yang akan dibenahi juga bertambah.

Untuk tahun ini, pemkab menganggarkan dana sebanyak Rp 25 miliar. Namik Rp 5 miliar dari tahun sebelumnya. RTLH yang dibenahi Pemkab Pasuruan sebanyak 2.000 ribu unit, atau naik dari tahun sebelumnya yang mencatat angka 1.600 unit. Ribuan rumah itu tersebar di 24 kecamatan.

“Program perbaikan RTLH tetap ada di tahun ini. Sebanyak 2.000 unit dialokasikan Rp 25 miliar dari APBD,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (1/2) via telepon.

Untuk penerima manfaat RTLH ini, lanjut Misbah, adalah mereka yang telah memenuhi syarat. Disamping itu sudah disurvei oleh tim di lapangan pada tahun sebelumnya, hingga sudah dievaluasi dan diajukan ke dinas. Jika memenuhi persyaratannya, maka di tetapkan dinas, untuk kemudian direalisasikan di tahun ini.

Pastinya para penerima program ini, adalah warga yang tidak mampu atau miskin. Juga tidak layak huni dan sudah saatnya mendapat sentuhan renovasi.

“Data-data penerima, sekaligus alamat serta lokasinya sudah ada dan kami tentukan. Dilapangan tinggal realisasinya, perkiraan start mulai Maret mendatang,” tukasnya. (zal/fun)