Motor Adu Moncong di Prof Hamka, Warga Leces Tewas

WONOASIH – Nahas menimpa dua pengendara sepeda motor ketika melintas di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Jumat (1/2) malam, motor mereka bertabrakan adu depan hingga membuat salah satunya meninggal dunia.

Korban meninggal dunia itu adalah Yulianto Saputro, 36, warga Desa/ Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Dia meninggal di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, Sabtu (2/1) pagi.

Warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, M. Sholeh, 33, mengatakan, kecelakaan antara dua kendaraan itu terjadi sekitar pukul 22.00. Lokasinya, di batas Kota Probolinggo, di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

“Saya dengar tadi malam (Sabtu malam) memang ada kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Vega dengan sepeda motor sejenis Tiger. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya, kemarin.

Dari infomasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, salah satu pengemudi itu berinisial PJ. Namun, sampai kini pihak kepolisian belum membeberkan mereka mengendara sepeda motor apa. Termasuk, alamat dari PJ. Alasannya, berkas kecelakaan dibawa petugas yang piket malam itu.

“Saya tanyakan dulu kepada yang piket malam kemarin,” tulis Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Rizal ketika dikonfirmasi terkait kecelakaan ini. Namun, ditunggu hingga berita ini ditulis tadi malam, Rizal juga belum memberikan kabar. Dihubungi melalui selulernya tidak merespons.

Sedangkan, petugas kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo Wasis mengatakan, Yulianto sempat dirawat di IGD. Namun, nyawanya tak tertolong. Dia mengalami luka di kepala bagian belakang dan di bagian paha.

“Jenazah ini masuk sini (kamar Jenazah) sekitar pukul 10.00. Luka yang dialaminya cukup parah di bagian paha kanan dan kepala belakang,” ujarnya. Sekitar pukul 11.30, jenazah Yulianto dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Saat itulah, tangis keluarga dan kerabatnya pecah. (rpd/rud)