Wali Kota Pasuruan Nonaktif Setiyono Segera Disidang

PASURUAN – Wali Kota Pasuruan nonaktif Setiyono bakal segera duduk di kursi pesakitan. Saat ini, penyidik telah melimpahkan berkas penyidikannya ke Jaksa. Rencananya, Setiyono akan menjalani sidang di PN Tipikor Surabaya.

Selain Setiyono, dua tersangka lainnya juga akan disidang. Yakni, mantan Plh Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo dan staf honorer di Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan Wahyu Tri Hadianto.

Jaksa KPK Kiki Ahmad Yani saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu membenarkan bahwa Setiyono, Dwi Fitri, serta Wahyu akan dipertemukan dalam ruang sidang yang sama. “Itu pasti, karena nanti kan berkasnya terpisah dari pihak penerima suap. Sekarang masih di pemberi suap dulu,” kata Kiki.

Selain proyek PLUT-KUMKM, lanjut Kiki, pihaknya juga akan membuktikan adanya ploting proyek yang sebelumnya telah diungkap. Menurutnya, hal itu akan dibuktikan dalam sidang pihak penerima suap dalam kasus ini. Yakni, Setiyono, Dwi Fitri, dan Wahyu.

Namun, Kiki tak ingin berbicara lebih banyak tentang daftar nama maupun lembaga yang masuk dalam ploting-an tersebut. “Pasti dibuka nanti, kami putar rekamannya sebagaimana dalam sidangnya Baqir. Nanti tunggu di pembuktian faktanya Pak Setiyono. Insya Allah pertengahan Februari atau minggu ketiga sudah kami masukkan ke pengadilan,” jelas Kiki.

Di sisi lain, Muhamad Baqir selaku pemberi suap dalam kasus tersebut sudah lebih dulu menjalani persidangan. Saat ini, pihak swasta dari CV Mahadhir itu sedang menunggu agenda pembacaan tuntutan. (tom/hn)