Pasutri asal Maron Ditangkap karena Mencuri, Pelapor Menantu Sendiri

PAJARAKAN-Pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Ganting Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji besi. Itu setelah keduanya dilaporkan kompak mencuri di toko pakaian.

Ironisnya, pelapor yang juga sang pemilik toko pakaian itu, adalah menantunya sendiri. Pasutri itu adalah Abu Amin, 55 dan Satu, 45.

Keduanya dilaporkan berupaya mencuri di sebuah toko pakaian di Desa Maron Kidul, milik Nasrul Anas yang merupakan menantunya sendiri. Informasi yang dihimpun, aksi pencurian itu dilakukan Jumat (1/2) lalu sekitar pukul 01.00.

Namun, pencurian itu baru diketahui keesokan harinya atau Sabtu (2/2). Mengetahui hal itu, Anas melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

“Jadi dilaporkan dulu kepada polsek. Setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian dilakukan penyelidikan guna mengungkap kejadian itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto.

Kejadian itu baru terang setelah dilakukan pemeriksaan dan memintai keterangan saksi. Dari situ, penyelidikan mengarah ke Abu Amin. “Ada saksi yang mengetahui. Saksi itu mengatakan kalau yang mencuri itu adalah Abu Amin. Ia mencuri uang di dalam toko itu saat pemiliknya tertidur,” ungkap perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Setelah mendapatkan keterangan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penangkapan terhadap Abu Amin. Ia ditangkap pada Minggu (3/2) lalu.

Kepada polisi, Abu Amin mengaku, Ia mencuri uang itu karena diperintah istrinya, yaitu Satu. “Pada hari yang sama berdasarkan pengakuan pelaku dan informasi dari saksi, Satu kami amankan juga,” tandasnya.

Keduanya diamankan oleh pihak kepolisian di rumahnya sendiri yaitu di Desa Ganting Kulon. “Yang menjadi otak pelaku curat itu adalah istrinya. Jadi keduanya kami bawa ke polsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” jelas Riyanto.

Selain berhasil mengamankan kedua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti. Yaitu berupa uang tunai sebesar Rp 3.200.000 dan juga tas kresek warna ungu. Kedua pelaku dan barang bukti itu, kini diamankan pihak kepolisian. (sid/mie)