Pelaku Spesialis Rumsong asal Gadingrejo Ini Dibekuk di Bali

TAK BERKUTIK: Pujo dikeler menuju Mapolres Pasuruan Kota usai polisi berhasil menangkapnya di Bali. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian rumah kosong. (Satreskrim Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Upaya Pujo Laksono, 28, untuk bisa menghilangkan jejak dari kejaran polisi sia-sia. Pelaku pencurian rumah kosong 22 Oktober silam itu, berhasil dibekuk Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota, di indekos di Kelurahan Kesiman, Kecamatan Kertalangu, Kota Denpasar, Bali.

Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso mengungkapkan, Pujo Laksono diduga kuat sebagai pelaku pencurian rumah kosong. Terakhir, ia beraksi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, 22 Oktober lalu.

“Pelaku melancarkan aksinya pada malam hari. Ia memang spesialis rumah kosong. Sebelum beraksi, dia keliling untuk mencari rumah yang akan disasar,” ungkap Slamet.

Setelah berhasil memasuki rumah milik Atik Zakiyah, pelaku leluasa menjarah barang-barang di rumah tersebut. Bak orang yang hendak pindahan rumah, warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, itu bahkan mengangkut seisi rumah menggunakan mobil pikap.

Barang-barang yang dicuri pun bermacam-macam. Mulai dari meja makan, bufet, kaca toilet, lemari, televisi, mesin cuci, sampai sound system. Tak hanya itu, pelaku juga mengangkut peralatan dapur seperti rak piring, meja makan, kompor, dan elpiji. “Kalau barang elektronik juga banyak. Ada laptop, kipas angin, dan audio mobil,” jelasnya.

Selain itu, pelaku juga berhasil membawa kabur mata berlian, peralatan saluran air seperti pipa, diesel, pipa besi, dan bor air. “Kerugian yang dialami korban akibat perbuatan pelaku ini mencapai Rp 55 juta,” ujarnya.

Slamet memastikan, pelaku tak beraksi seorang diri. Sejauh ini, polisi mengidentifikasi dua orang yang diduga ikut terlibat. “Namun, bisa lebih dari dua orang. Itu dugaan sementara, lebih jelasnya nanti masih dalam lidik,” ucap Slamet.

Polisi akhirnya berhasil menangkap Pujo –sapaan akrabnya-, Kamis (31/1) lalu. Kini, ia sudah ditahan di sel Mapolres Pasuruan Kota. Penyidik menjeratnya dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara. (tom/rf)