Pengedar Pil di Paiton Dibekuk Polisi di Rumah Kontrakan

PAITON – M Yasin, 24, warga Desa Kalikajar Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian setempat. Ini setelah dia kedapatan mengedarkan pil sediaan farmasi tanpa izin yang sah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan terhadap pelaku terjadi Jumat (1/2) lalu sekitar pukul 17.30. Ia ditangkap saat berada di depan rumah kontrakannya yaitu di Desa Kalikajar Wetan.

AKP Riduwan, Kapolsek Paiton mengatakan, penangkapan terhadap pelaku lantaran melanggar UU 197 sub 196 UU RI No 36/2009 tentang Kesehatan. Yaitu menjual pil sediaan farmasi.

“Jadi dia (M Yasin) menjual pil yang seharusnya berizin. Tetapi yang ia jual tidak dilengkapi izin yang sah. Sehingga kami amankan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Informasi tentang Yasin menjual pil bernama dextro itu bermula dari masyarakat yang resah dengan pelaku. Mendapati informasi seperti itu, polisi mulai menyelidiki. “Ketika kami pastikan benar, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku,” tandasnya.

Bukan hanya pelaku yang diamankan oleh pihak kepolisian. Menurut Riduwan, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti yaitu berupa 18 butir pil warna putih berlogo Y, 24 butir pil warna kuning/dextro, uang sebanyak Rp. 541.000 yang merupakan hasil penjualan pil, dan dompet warna biru tua untuk tempat menaruh pil. “Pelaku dan barang buktinya kami amankan di polsek. (sid/fun)