Pemkot Probolinggo Kaji Label Masyarakat Miskin Penerima Bantuan, Setuju atau Tidak?

SUDAH DITERAPKAN: Label masyarakat miskin yang sudah diterapkan di Jawa Tengah. Pemkot Probolinggo juga berencana mengkaji soal striker tersebut, dan tidak menutup kemungkinan bisa diterapkan di kota setempat. (Istimewa)

Related Post

PROBOLINGGO – Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Probolinggo memastikan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tepat sasaran. Bahkan, saat ini Dinsos juga mengkaji label atau stiker masyarakat miskin yang ditempel di rumah penerima PKH.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinsos Kota Probolinggo Zainullah. Pihaknya sudah menerima informasi di beberapa daerah yang menerima PKH mendapatkan label atau stiker bertuliskan Keluarga Sangat Miskin/Miskin. Hal itu dilakukan guna menghindari keluarga yang masih mampu namun menerima PKH.

Label itu, membuat tak sedikit yang mengundurkan diri jadi penerima. Maklum saja, penerima PKH tersebut jika dilihat dari kondisi rumahnya tergolong bagus dan cukup luas. Tentunya, terobosan tersebut, yakni memberikan label atau stiker bagi penerima PKH masih akan digodok. Pasalnya, menurut Zainullah, meski rencana tersebut sudah ada, perlu dilakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya.

“Sudah direncanakan, perlu dibicarakan dengan pihak terkait sebelum memutuskan. Apalagi itu program dari pusat. Kita tunggu saja informasi lebih lanjut,” terang Zainullah, Sabtu (2/2) siang.

Sejauh ini, kata Zainullah, ada 8,6 ribu penerima PKH yang tercatat. Namun, realisasinya baru 6,9 ribu. Adapun kendalanya banyaknya data yang salah. Sehingga, rekening saldo masih nol dan lain sebagainya. (rpd/fun)