Penggunaan Shelter untuk Kantor Bawaslu Tunggu Administrasi

PROBOLINGGO – Penggunaan shelter Dinas Sosial dipastikan akan digunakan Bawaslu Kota Probolinggo sebagai kantor sementara. Sampai saat ini masih belum tampak proses pemindahan kantor yang digunakan saat ini oleh Bawaslu di Jalan Panjaitan, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Penggunaan aset pemkot itu masih menunggu proses administrasi.

Hal ini diungkapkan Azam Fikri, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo. “Belum pindahan. Kami masih di kantor lama di jalan Panjaitan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meskipun sudah mendapat persetujuan untuk menggunakan shelter Dinsos, rencana pindah kantor belum bisa dilakukan. Pasalnya masih belum ada surat Pinjam Pakai dari Dinas Sosial. “Karena belum ada, maka belum bisa dilakukan proses pindahan,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan Zainullah, kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo. Menurutnya proses peminjaman gedung shelter masih menunggu proses administrasi.

“Surat pinjam pakai memang belum keluar. Selain itu juga gedung tersebut baru saja digunakan kejaksaan sehingga perlu dilakukan pembersihan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/2).

Tidak semua gedung dalam shelter di Jalan Mastrip akan digunakan oleh Bawaslu. Hanya Gedung C saja yang akan digunakan. “Sedangkan gedung A dan B akan direnovasi,” ujarnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kota Probolinggo sejak Agustus 2018 telah menjadi badan tetap seperti KPU Kota Probolinggo. Namun lembaga ini masih belum memiliki kantor tetap untuk ditempati.

Kantor yang saat ini digunakan merupakan kantor yang berstatus sewa dan masa sewanya telah berakhir. Bawaslu berupaya untuk mengajukan peminjaman kantor ke sejumlah pihak, salah satunya Pemkot Probolinggo. Di akhir masa jabatan, eks Wali Kota Rukmini mengizinkan penggunaan shelter Dinsos sebagai kantor Bawaslu Kota Probolinggo. (put/fun)