TNBTS: Banjir Lautan Pasir Bromo Tak Pengaruhi Kunjungan

TEROBOS: Mobil jip wisata Bromo menerobos genangan air di lautan pasir yang terjadi akhir Januari lalu. Banjir ini tak mempengaruhi kunjungan wisata ke Bromo. (Istimewa)

Related Post

SUKAPURA – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan kejadian banjir di lautan pasir Bromo dua pekan lalu, tidak berpengaruh pada kunjungan wisatawan. Sebab, kondisi itu sudah biasa terjadi dan genangan air pun tidak butuh waktu lama sudah surut.

TAK PENGARUH: Meski sempat terjadi banjir, TNBTS menilai tak ada pengaruhnya dengan jumlah kunjungan. (Istimewa)

Terbukti, kunjungan wisata Gunung Bromo di akhir pekan kemarin mencapai 3.000 lebih pengunjung. Hal itu disampaikan Kepala seksi wilayah I TNBTS, Sarmin. Saat dikonfirmasi, Sarmin mengatakan, kondisi banjir yang terjadi di lautan pasir Bromo, tidak berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo. Sebab, banjir yang terjadi pekan lalu itu, biasa terjadi saat turun hujan deras dan dalam waktu tidak lama bakal segera surut.

”Jumlah pengunjung tidak mengalami penurunan akibat adanya kejadian banjir di lautan pasir. Sebenarnya kondisi itu sudah biasa terjadi, tiap tahun saat musim hujan. Karena hujan deras, timbulkan genangan air cukup besar seperti halnya banjir. Tapi, dua jam kemudian langsung surut habis airnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (5/2).

Sarmin mengungkapkan, jumlah kunjungan wisawatan setelah kejadian banjir di lautan pasir, hampir sama dengan hari-hari sebelumnya. Bahkan, Minggu akhir pekan kemarin, jumlah kunjungan mencapai 3.119 orang yang datang lewat tiga pintu masuk (Probolinggo, Malang dan Pasuruan). Kondisi itu sama dengan hari-hari sebelum ramai di media sosial (medsos) terkait lautan pasir banjir.

”Jika di hari libur atau akhir pekan musim hujan, jumlah pengunjung sekitar 3.000 orang. kalau pas tidak musim hujan, memang pengunjung bisa sampai 5.000 orang. Tapi, kami amati tidak ada pengaruh pada jumlah pengunjung,” terangnya. (mas/fun)