Satpol PP Lepas Mucikari yang Terjaring di Besuk, Penjaminnya Tokoh Masyarakat

KRAKSAAN – Rencana Satpol PP untuk mempidanakan pemilik warung remang-remang di wilayah Besuk, kandas. Empat (sebelumnya tertulis dua) pemilik warung yang diamankan bersama 9 PSK dari hasil razia Selasa (5/2) lalu, akhirnya dilepas oleh aparat penegak perda. Alasannya, keempatnya dijamin oleh tokoh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat tersebut menjamin bahwa keempat pemilik warung tak akan membuka warung remang-remang yang disisipi praktik prostitusi terselubung. Selain dijamin tokoh masyarakat, mereka dilepaskan setelah membuat surat pernyataan.

Dilepasnya pemilik warung itu dibenarkan Kasi Opsdal Satpol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi. “Jadi, tidak jadi kami limpahkan ke pihak kepolisian. Keempatnya kami bebaskan langsung karena ada yang menjamin,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, jaminan itu dilakukan oleh salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Besuk. Namun, sayang tokoh masyarakat siapa yang menjamin, tidak disebutkan Mashudi.

Menurutnya, jika nanti keempatnya membuka lagi praktik prostitusi dengan kedok warung remang-remang, maka akan langsung dilakukan penutupan. “Jadi, jika melanggar akan kami lakukan penutupan. Untuk saat ini mereka langsung dibebaskan,” tandasnya.

Di sisi lain, Camat Besuk Teguh Prihantono mengatakan, pihaknya saat ini tidak bisa terburu-buru dalam mengambil tindakan. Menurutnya, ia masih menunggu hasil dari Satpol PP. Nah, hasil itu nantinya akan ditindaklanjuti dengan dimusyawarahkan bersama muspika setempat.

“Untuk saat ini kami menunggu hasil dari Satpol PP. Jadi, tidak boleh grusa- grusu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebenarnya lokasi itu sudah beberapa kali dilakukan penggerebekan. Tetapi, tetap saja kambuh. Meskipun demikian, pihaknya tidak bisa melakukan penutupan. “Dulu pernah. Bahkan, oleh Dinsos diberikan surat peringatan di lokasi. Tetapi, ya begitu itu. Buka lagi, buka lagi. Itu kan semacam warung, jadi bukanya kalau pagi sampai sore saja. Untuk malamnya sepi,” terangnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Satpol PP menggelar razia di wilayah Besuk, Selasa silam. Sasarannya adalah warung remang-remang yang ditengarai menyediakan jasa PSK. Hasilnya, 9 PSK diamankan, bahkan ada yang tengah berkencan dengan pria hidung belang.

Satpol PP juga awalnya sempat mengamankan dua pemilik warung. Dan malam harinya, dua pemilik warung lain ikut dipanggil. Dalam keterangannya, para pemilik warung tersebut memang sengaja menyediakan PSK karena itulah yang bisa meramaikan warung.

Jika ada yang kencan, mereka meminta tarif kepada PSK dengan alasan untuk menyewa kamar. Tak jarang juga, mereka menawarkan PSK saat ada pembeli yang datang di warung. (sid/fun)