Sembari Tunggu Perbaikan Permanen, Jalan Berlubang di KH Mansyur Diuruk Tanah

PASURUAN – Kerusakan kondisi jalan di sepanjang Jalan KH Mansyur kian memprihatinkan. Sejauh ini, Pemkot Pasuruan masih mengupayakan perbaikan sementara. Terutama di beberapa titik yang kondisinya rusak berat.

MASIH BANYAK: Jalan rusak di KH Mansyur yang tertutup genangan air. (Muhamad Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto menjelaskan, pihaknya memang tengah melakukan perbaikan sementara di kawasan tersebut. Perbaikan yang dilakukan juga hanya sebatas menguruk tanah di titik-titik jalan yang berlubang.

“Yang kami lakukan masih penanganan sementara, temporary recovery. Jadi, titik jalan yang rusak atau berlubang itu diuruk dengan tanah. Sejauh ini, yang diuruk di depan SMP 8 hingga ke selatan arah perempatan,” kata Akung, Rabu (6/2).

Menurut dia, titik itulah yang mengalami kerusakan paling parah dibandingkan dengan titik lain. “Kondisinya cukup membahayakan pengguna jalan. Jadi kami prioritaskan di sana,” ungkap dia.

Akung menyebut, pihaknya berkoordinasi dengan PT Wijaya Karya selaku pelaksana proyek Tol Gempol-Pasuruan seksi 3A. Karena salah satu pemicu kerusakan jalan itu dikarenakan banyaknya kendaraan bertonase berat yang melintas selama pekerjaan proyek itu berlangsung.

“Kendaraan dan material sirtu yang digunakan untuk pengurukannya disediakan oleh PT Wika. Kami hanya menyiapkan alat dan tenaga di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, upaya pengurukan itu sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu. Namun, pekerjaan di lapangan juga terus berlanjut hingga Rabu (6/2). Sebab, pengurukan yang dilakukan tak serta-merta tuntas. Melainkan juga menunggu kondisi jalan mengering pasca diuruk tanah.

“Memang perlu beberapa hari untuk memadatkan urukan tanah itu,” jelasnya.

Meski begitu, Akung menegaskan, pengurukan tanah di jalan berlubang itu sifatnya hanya sementara. Pihaknya tetap akan memperbaiki kondisi jalan secara permanen. Hanya saja saat ini masih menunggu proses lelang paket pekerjaan tersebut.

“Perencanaannya sudah selesai. Jadi, tinggal diserahkan ke BLP. Harapan kami bulan April sudah mulai dikerjakan,” tandasnya. (tom/fun)