Terlibat Begal Motor di Nguling, Warga Wonoasih Ditangkap

PASURUAN-Berakhir sudah cerita pelarian Ahmad Yasin, 50 dari kejaran polisi. Warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo yang sudah dua bulan jadi buron kasus begal itu ditangkap Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan polisi, Senin (4/2).

Yasin disangka terlibat dalam aksi pembegalan motor terhadap Muhammad, 29, pada 6 Desember 2018. Korban yang merupakan warga Desa Sebalong, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan itu dibegal saat membonceng istrinya. Aksi itu berlangsung sekitar pukul 04.00. Muhammad kala itu mengendarai motor Honda Supra dengan nopol L 2362 OF.

Saat itu, korban Muhammad hendak ke Lumbang. Saat sampai di Watestani, Muhammad dicegat tiga orang yang mengendarai dua motor.

“Salah satu pelakunya kemudian menyiramkan pasir ke arah mata korban hingga membuat korban terjatuh dari motor. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur motor korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pasuruan, AKP Slamet Santoso, Kamis (7/2).

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Nguling. Slamet menyebut, pihaknya langsung menyelidiki keberadaan para pelaku bersama tim Unit Reskrim Polsek Nguling.

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, Yasin memang salah satu pelaku begal yang pernah beraksi di Nguling itu,” kata Slamet.

Pelaku diamankan di rumahnya. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan tiga unit motor. Salah satunya merupakan motor milik Muhammad. Sedangkan dua motor lainnya, belum diketahui kepemilikannya.

Karena itu, polisi turut mengamankan dua motor Yamaha Mio tersebut. “Untuk dua motor yang juga kami amankan, belum diketahui itu milik siapa. Dugaan kalau itu hasil kejahatan tetap ada, namun masih kami telusuri lebih lanjut,” terang Slamet.

Selain itu, Slamet juga menegaskan pihaknya masih menyelidiki keberadaan dua pelaku lain. Sejauh ini, polisi sudah mengantongi identitas mereka. “Untuk Yasin, diterapkan Pasal 365 KUHP. Ancaman hukumannya 9 tahun pidana penjara,” ucapnya. (tom/mie)