Bawaslu Ambil Tindakan Jika Ada Laporan soal Tabloid Indonesia Barkah

PASURUAN – Belasan paket amplop berisi tabloid Indonesia Barokah yang sampai di Pasuruan, masih ditahan di Kantor Pos Pasuruan. Namun, Bawaslu baru bisa mengambil tindakan, jika ada laporan.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh Anas menerangkan, pihaknya sudah menerima instruksi dari Bawaslu RI untuk menangani peredaran tabloid tersebut. Dengan catatan, ada laporan dari masyarakat. Meski begitu, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat tentang tabloid tersebut.

“Kalau ada laporan, akan diproses sesuai dengan mekanisme dalam Perbawaslu tentang penanganan temuan dan laporan pelanggaran pemilu,” ungkap Anas.

Menurutnya, sejauh ini, hasil koordinasi antara Bawaslu RI dengan Gakkumdu belum menemukan unsur kampanye pemilu dalam tabloid tersebut. “Namun, disampaikan bahwa ada dugaan pelanggaran Undang-Undang Pers Nomor 40/1999,” ujar Anas, Kamis (7/2).

Di Pasuruan sendiri, paket amplop yang sampai ke Kantor Pos Pasuruan ada 50 paket. Sebanyak 33 paket di antaranya sudah disampaikan ke alamat penerima. Sisanya, sebanyak 17 paket belum dikirimkan.

Sisa paket itu, saat ini ada di Kantor Pos Pasuruan. Sebab, Bawaslu meminta peredaran tabloid tersebut dihentikan. Karena itu, puluhan eksemplar yang tersisa itu tak sampai ke alamat penerima.

“Saat ini, kami masih mencermati konten tabloid itu,” jelas Anas. (tom/fun)