Dilaporkan ke Polda, Begini Tanggapan Kapolsek dan Camat Sumberasih

SUMBERASIH – Pasutri asal Desa Muneng Kidul melaporkan Kapolsek dan Camat Sumberasih ke Polda Jatim. Mereka dituding melakukan perusakan pagar milil Suheri dan Sutiha.

Menyikapi laporan yang diajukan oleh Suheri, Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi menegaskan bahwa pelaporan yang dilakukan sebenarnya salah sasaran. Mengingat pihak polsek hanya melakukan pengamanan saja. “Jika memang dilaporkan tidak masalah, kami hanya melakukan pengamanan saja. Yang melakukan pembongkaran bukan kami. Namun, jika sudah terbit LP, juga tidak masalah. Sebab, nantinya dari Propam juga akan minta klarifikasi dari kami,” tegas AKP Wahyudi.

Sementara, Camat Sumberasih Ugas Irwanto juga tidak menyoal atas laporan yang diajukan Sutiha. Camat yang akrab disapa Ugas menegaskan, pihaknya sudah mendatangi rumah Sutiha secara langsung. Bahkan, menanyakan bukti apa yang dimilikinya. “Tanah itu milik nenek buyutnya. Empat keturunan, bukan neneknya langsung. Dan jika memang ada ahli warisnya, pastinya larinya ke ibunya, bukan ke dia (Sutiha), sebab ibunya masih hidup,” terangnya.

DISERIUSI: Suheri dan Sutiha menunjukkan bukti laporan ke Polda Jatim. Mereka melaporkan Kapolsek dan Camat Sumberasih. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Pihaknya berani memastikan bahwa tanah itu bukan milik Sutiha. “Walaupun neneknya bilang tanah itu miliknya, namun buktinya apa, secara administratif Sutiha tidak memiliki hak atas tanah tersebut,” tegasnya.

Jika memang dikemudian hari ada permasalah dengan saudaranya, maka Ugas menegaskan tidak benar jika mengungkit tanah tol. Mengingat, tanah tersebut sudah dibebaskan. Serta uang pembebasanya sudah dibayarkan dan diterima oleh ahli waris. (rpd/fun)