Undang YouTuber Ria Ricis saat Gelar Temu Bocah, Begini Suasananya

DRINGU – Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) berkomitmen untuk meningkatkan pendewasaan usia perkawinan di Kabupaten Probolinggo. Salah satu caranya, menyiapkan kecamatan layak anak di Kabupaten Probolinggo.

Untuk merealisasikan hal itu, Dinas PPKB pun melakukan beragam upaya. Di antaranya, menggelar kegiatan temu bocah dan temu remaja Kabupaten Probolinggo 2019 bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo. Acara ini akan dihelat pada Sabtu (16/2) di Gedung Islamic Center, Kota Kraksaan.

“Dengan digelarnya acara temu bocah dan temu remaja ini, ada beberapa target yang ingin kami raih. Selain meningkatkan pendewasaan usia perkawinan, juga membentuk para agen atau konselor anak serta membentuk pelopor dan pelapor anak untuk tidak nikah muda,” terang Kepala Dinas PPKB dr. Shodiq Tjahjono didampingi Amalia, kabid Pemberdayaan Perempuan.

Dalam kegiatan ini, Dinas PPKB mengudang Ria Ricis, YouTuber terkenal dengan subscriber lebih dari 9,6 juta. Harapannya, Ria Ricis bisa memberikan motivasi pada para remaja di Kabupaten Probolinggo untuk aktif berkarya dan kreatif selama usia remaja.

“Ria Ricis ini kan terkenal di kalangan remaja sekarang. Makanya kami undang. Tujuannya, agar bisa memberikan motivasi, bahwa remaja itu bisa menjadi apa saja seperti yang mereka cita-citakan. Bahkan, menjadi YouTuber terkenal seperti Ria Ricis. Jadi, biar tidak berpikir untuk menikah saja,” terangnya.

Rencananya, kegiatan ini mengundang seribu anak se-Kabupaten Probolinggo. Selain itu, akan digelar juga penandatanganan plakat 20 kecamatan layak anak se-Kabupaten Probolinggo. Penandatanganan akan dilakukan oleh para camat dengan disaksikan Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko.

Amalia menambahkan, hingga saat ini di Kabupaten Probolinggo baru ada empat kecamatan layak anak. Yaitu, Dringu, Kraksaan, Krejengan, dan Paiton. Karena itu, tahun ini 20 kecamatan yang lain disiapkan untuk menjadi kecamatan layak anak.

Kabupaten Probolinggo sendiri, menurut Amalia, selama 2 tahun berturut-turut meraih penghargaan Kota Layak Anak, kategori Pratama. Yaitu, tahun 2017 dan 2018. Tahun ini, Kabupaten Probolinggo menargetkan untuk meningkatkan prestasi yang diraih. Yaitu, meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Madya atau Pratama.

“Dengan acara ini, kami berharap semua kecamatan siap menjadi kecamatan layak anak. Syukur jika kemudian, ini akan meningkatkan prestasi Kabupaten Probolinggo. Misalnya tahun ini meraih Kota Layak Anak kategori Madya atau Pratama,” lanjutnya. (hn)