Anggarkan Rp 1,1 M untuk Penerangan Titik Rawan di Jalan Kota

PASURUAN – Sejumlah ruas jalan lingkungan kawasan perkampungan di Kota Pasuruan masih minim penerangan. Selain menyulitkan aktivitas warga saat melintas di malam hari, kondisi itu juga kerap mengundang para pelaku kriminalitas dalam melancarkan aksi kejahatan jalanan.

Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi mengakui beberapa jalan lingkungan memang masih minim penerangan. Karena itu, pihaknya telah mengusulkan sejumlah lokasi untuk dipasang lampu penerangan jalan lingkungan (PJL).

“Usulan ini didasari adanya masukan dari masyarakat maupun dari kelurahan-kelurahan. Kami juga sudah menyurvei beberapa lokasi sejak tahun lalu,” katanya, Jumat (8/2).

Menurut dia, minimnya lampu PJL itu memang menyulitkan aktivitas warga. Selain itu, juga kawasan yang minim penerangan seringkali terjadi aksi kejahatan. Karena itu, ia menilai pentingnya pemasangan lampu PJL di beberapa titik.

Sejauh ini, pihaknya sudah menentukan titik lokasi yang akan dipasang lampu PJL. Ada sembilan lokasi yang tersebar di empat kecamatan. Uung menyebut, Panggungrejo dan Gadingrejo menjadi satu-satunya kecamatan yang memiliki kawasan minim penerangan. “Di dua kecamatan itu, tujuh lokasi atau kelurahan,” katanya.

Rinciannya, di Kecamatan Panggungrejo berada di Kelurahan Pekuncen, Mayangan, dan Petamanan. Sementara di Kecamatan Gadingrejo berada di Kelurahan Krapyakrejo, Randusari, Bukir, dan Karangketug.

“Lalu, di Kecamatan Purworejo di Pohjentrek dan Kecamatan Bugul Kidul di Krampyangan,” kata Uung.

Saat ini, sembilan lokasi itu bukan tanpa lampu PJL sama sekali. Sebagian sudah ada, namun minim sehingga perlu diperbanyak. “Kalau di Pohjentrek di sepanjang jalan sekitaran Makam Bong itu sangat minim. Padahal, itu menjadi salah satu jalan alternatif dari kawasan Wirogunan menuju Pohjentrek. Selama ini juga kerap terjadi kriminalitas,” jelasnya.

Ia memastikan pemasangan lampu PJL itu akan direalisasikan tahun ini. Pihaknya sudah menyediakan anggaran senilai Rp 1.171.957.000. Dana itu dialokasikan melalui APBD 2019. (tom/fun)