Kuota Haji Kabupaten Probolinggo Tahun Ini Bertambah 99

TAHUN LALU: Calon jamaah haji di Kabupaten Probolinggo dari Pulau Gili diantar kerabat menuju tempat pemberangkatan, tahun lalu. DI tahun ini kuota CJH ditambah. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO – Kuota calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Probolinggo tahun ini mencapai 924 CJH. Bertambah 99 orang dibandingkan tahun lalu.

Hal itu disampaikan Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Probolinggo Taufiq. Menurutnya, ada kenaikan jumlah kuota CJH yang bakal berangkat tahun ini. Diperkirakan kuotanya mencapai 924 CJH. Bertambah 99 CJH dibanding kuota tahun lalu yang sebanyak 825 CJH.

”Calon jamaah haji yang bakal berangkat tahun ini, 924 orang. Lebih banyak dibanding tahun kemarin. Tapi, kuota itu masih estimasi karena belum dikurangi calon jamaah yang tak melunasi atau lainnya,” katanya.

Taufiq menjelaskan, jatah kuota CJH yang berangkat tahun ini lebih awal dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi para CJH maupun petugas kemenag sendiri.

Pihaknya mulai meminta pada CJH untuk menyiapkan kelengkapan paspor. Sehingga, waktu untuk melengkapi paspor tidak terlalu mepet.

”Untuk pengumuman BPIH masih belum ada surat resmi dari Kementerian Agama RI atau Kanwil Jatim. Sehingga, pelunasan belum diumumkan. Tapi, diharapkan bagi calon jamaah untuk menyiapkan lebih awal,” terangnya.

Sementara itu, menurutnya, warga yang mendaftar haji bulan Februari tahun ini, akan menunggu antrean sekitar 26 tahun. Namun, kondisi itu bisa berubah tergantung jumlah kuota yang berangkat tiap tahunnya. Termasuk tergantung pada calon jamaah yang bisa berangkat atau batal berangkat karena meninggal.

”Kami belum tahu pasti jumlah calon jamaah yang sudah mendaftar dan menunggu antrean. Tapi, yang pasti, hasil perhitungan, lama antrean bagi masyarakat yang daftar haji bulan ini sekitar 26 tahun,” ungkapnya. (mas/fun)