Target PAD Izin Trayek di Dinas Perhubungan Stagnan, Tahun Ini Cuma Segini

PANDAAN – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan cukup beragam. Selain parkir, pengujian kendaraan bermotor, tempat parkir khusus, ada juga izin trayek.

Khusus untuk izin trayek ini, pada 2017 lalu Dishub menargetkan mendapatkan PAD Rp 14.452.000, tapi hanya terealisasi Rp 10.800.000. Tahun kemarin, hanya menarget Rp 12.532.000, syukur terealisasi Rp 12.600.000. Ternyata, target tahun ini stagnan.

“Potensi PAD izin trayek tetap kami maksimalkan. Nilainya sama dengan tahun lalu, tidak naik ataupun turun,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Heri Yitno.

Menurutnya, adanya target yang sama dengan tahun lalu itu karena menyesuaikan kondisi terkini di lapangan. Terutama dalam setahun terakhir.

Heri mengatakan, keberadaan angkutan umum yang beroperasi cenderung berkurang. Seperti, angkutan pedesaan. Sehingga, target PAD-nya tahun ini tidak bisa dipaksa naik. “Pembayarannya setahun sekali saat perpanjangan atau pengurusan baru trayek. Besarannya diatur dalam perda (peraturan daerah) dan sifatnya wajib,” ujarnya. (zal/fun)