Akui Administrasi Rawat Inap Lambat, Manajemen RSUD dr Moh Saleh Buat Sistem Baru

MAYANGAN – Lambannya proses administrasi, terutama untuk rawat inap RSUD dr. Mohammad Saleh, Kota Probolinggo, diakui pihak manajemen. Karenanya, pihak rumah sakit pelat merah ini berupaya untuk mempercepatnya.

Hal ini diungkapkan Staf RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo, Wiwik Sulistiowati. Ia mengakui proses administrasi rawat inap lebih lama dibanding rawat jalan. Alasannya, karena memerlukan diagnosa dokter. “Untuk rawat jalan bulan Januari sudah 100 persen selesai. Sedangkan untuk rawat inap, Januari masih proses. Untuk mempercepat ini, sejak Februari ini kami sudah membuat sistem baru,” ujarnya, Sabtu (9/2).

Menurutnya, sistem ini mengatur setiap pasien yang masuk dan menjalani rawat inap melalui mekanisme pembayaran BPJS Kesehatan akan dicatat dulu. Seperti, perawatan apa saja yang akan dijamin BPJS Kesehatan. “Misalnya, pasien A masuk ke ruang Mawar. Ini kemudian dicatat perawatan apa saja yang akan diterimanya yang masuk dalam klaim BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Rianto meminta kepastian apakah sistem ini akan membantu proses administrasi lebih cepat dibanding sebelumnya. Ia mengaku, ingin ada jaminan tidak ada proses menunggu lagi. “Jika memang membutuhkan tenaga tambahan untuk administrasi RSUD dr. Mohammad Saleh, bisa mengajukan demi proses administrasi yang lebih cepat,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, RSUD dr. Mohamamd Saleh Kota Probolinggo, sering menyerahkan laporan keuangan untuk klaim BPJS Kesehatan terlambat. Hal ini membuat pembayaran klaimnya juga telat. Dampaknya pada pembayaran jasa medis karyawan RSUD juga ikut molor. (put/fun)