Kontainer Sampah Belum Menjangkau Seluruh Kelurahan

TERUS DITAMBAH: Pengendara sepeda ontel melintas di depan salah satu kontainer sampah di Kota Pasuruan. Tahun ini, Pemkot Pasuruan berencana menambah 10 kontainer sampah. (Muhamad Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Masalah sampah di Kota Pasuruan masih menjadi persoalan serius. Masyarakat juga diminta membiasakan tidak sembarangan membuang sampah. Karenanya, Pemkot memperbanyak jumlah kontainer sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan Rudiyanto mengatakan, kontainer sampah merupakan tempat menampung sampah secara sementara. Semua sampah yang terkumpul akan diangkut ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sekarang kami sudah punya lebih dari 20 unit kontainer sampah. Dan sudah difungsikan. Lokasinya tersebar di kawasan yang mudah dijangkau warga,” ujnarnya, beberapa waktu lalu.

Namun, jumlah kontainer sampah itu dinilai masih kurang. Sebab, keberadaannya belum menjangkau ke seluruh kelurahan. Karenanya, pihaknya kembali berencana menambah jumlah kontainer sampah. “Tahun ini rencana pengadaan barang untuk menambah kontainer sampah yang sudah ada. Jumlahnya 10 unit,” terang Rudi.

Untuk merealisasikannya, Pemkot telah menyiapkan anggaran Rp 400 juta melalui APBD 2019. Rudi berharap, adanya kontainer sampah tambahan itu benar-benar dimanfaatkan warga. Sehingga persoalan sampah yang terus menumpuk tak sampai mencemari lingkungan.

“Kontainer sampah ini cukup praktis karena tidak membutuhkan lahan luas. Lokasinya juga menggunakan aset pemerintah,” ujarnya.

Rudi juga meminta masyarakat bisa turut memiliki kontainer sampah tersebut. Meski hanya tempat sampah, kata Rudi, masyarakat juga tetap perlu menjaga agar kondisinya tak lekas rusak.

Rencana pemerintah itu disambut positif salah seorang warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Arifin. “Kebanyakan sekarang orang buang sampah di lahan kosong. Ini sering juga memicu kebakaran. Kalau bisa, kontainer sampah ini diperbanyak agar mudah dijangkau,” ujarnya. (tom/fun)