Mulai Fokus ke Pra Porprov, Banyak Gelar Uji Coba

MAYANGAN – Ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) 2019 kian mendekat. Sejumlah daerah kini mulai menyiapkan cabang olahraga (cabor) yang akan diikutkan. Tak terkecuali cabor sepakbola, yang pra porprovnya akan dimulai bulan depan. Asosiasi PSSI di wilayah edar Jawa Pos Radar Bromo kini sedang fokus menyiapkan timnya.

KERAS: Pemain tim sepakbola Porprov Kabupaten Pasuruan saat berlatih. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Hampir semua asosiasi sudah melaksanakan seleksi pemain. Saat ini tim sepakbola sedang mencari para pemain inti. Beberapa di antaranya bahkan sudah menggelar latihan rutin.

Seperti Sabtu (9/2) sore. Tim sepak bola Kota Probolinggo menggelar latihan di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. Ada 24 pemain yang ikut, dan merekalah yang akan menjadi skuad tim Porprov. Tim ini dilatih Hartono.

Saat berlatih, Hartono mengatakan bahwa untuk persiapan tim Kota Probolinggo secara keseluruhan sudah terlihat. Ke 24 pemain adalah hasil seleksi dari beberapa tahap. Saat seleksi awal, ada 80 pemain yang ikut. Selanjutnya, tim yang sudah mengercuturkan 24 pemain juga sudah menjalani 26 pertemuan dengan 6 kali uji coba Hasilnya, 4 kali menang dan dua kali kalah.

“Tim ini mewakili Kota Probolinggo, dan secara keseluruhan progesnya sudah kelihatan meski belum maksimal,” terangnya.

Disinggung masalah target, Hartono mengungkapkan, tim sepakbola Kota Probolinggo berupaya untuk lolos ke babak utama. Tim ini bakal berlaga di Para Porprov pada tanggal 1,2 dan 4. Namun untuk pembagian grup, baru akan diketagui pertengahan Februari mendatang.

Sementara itu Ketua Persatuan Askot PSSI Probolinggo, Haris Nasution mengatakan, dalam setiap Porprov yang sudah beberapa kali dieglar, Kota Probolinggo tak pernah absen. Ia menegaskan kembali bahwa targetnya tidak muluk muluk, yakni lolos ke babak utama. “Syukur syukur kalau bisa masuk final,” tambahnya.

Beralih ke Kota Pasuruan. Askot PSSI Pasuruan telah membentuk ofisial tim sepak bola Porprov Kota Pasuruan. Selain itu, mereka juga secara resmi menunjuk manajer dan pelatihnya. Selanjutnya, jajaran manajer dan pelatih itu bertanggungjawab mengendalikan tim untuk mempersiapkan ajang Porprov Jatim mendatang.

Sekjen PSSI Askot Pasuruan, Moch Saichy menerangkan, penunjukan manajer dan pelatih tersebut dihasilkan dari beberapa kali pertemuan dalam rapat internal PSSI. Ia menyebut, sebelumnya sempat mencuat beberapa nama yang diusulkan.

“Nama-nama itu kemudian kami diskusikan bersama pengurus dan banyak pertimbangan,” ungkap dia.

Setelah itu, pihaknya menentukan manajer tim dipegang Abdullah Junaidi, sedangkan pelatih diberikan kepada Suhaimi. “Rapat terakhir digelar Sabtu (2/2) lalu dan disepakati Pak Junaidi sebagai manajer, Suhaimi sebagai pelatih tim,” imbuh Saichu.

Abdullah Junaidi sendiri saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Kota Pasuruan. Menurut Saichu, posisi Junaidi saat ini juga menjadi salah satu pertimbangan. Ia menilai, Junaidi mampu mengendalikan tim sepak bola di tingkat manajerial.

Disisi lain, Suhaimi terbilang bukan orang baru di lapangan sepak bola. Selama ini, Suhaimi kerap berkecimpung di dunia pesepakbolaan di Kota Pasuruan. Ia juga sempat menjadi asisten manajer Persekap saat mengarungi Liga 3 musim lalu.

“Suhaimi punya lisensi C AFC. Ia juga aktif dalam sepak bola. Baik dengan latar belakang Persekap kemarin, maupun diluar itu. Kami harap amanah ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membentuk skuad terbaik,” kata Saichu.

Sementara itu, Askab PSSI Pasuruan, sampai kini masih terus mencari komposisi pemain inti. Tim asuhan Kasianto itu juga sudah menjalani latihan di lapangan Kebotohan di Beji, 6 kali dalam sepekan.

Manajer tim Porprov Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi mengungkapkan, timnya juga sudah menyiapkan uji coba. Tim yang di Porprov 2015 silam meraih peringkat ketiga ini hanya fokus berlatih. “Kami tak soal, siapapun tuan rumahnya nanti. Kami hanya ingin tim lebih solid dahulu, agar Pra Porprov lancar dan lolos ke babak utama,” beber Iswahyudi. (rpd/tom/fun)