Anggarkan Rp 5 Miliar untuk Dua Unit Ekskavator

BANGIL – Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan berencana untuk belanja dua unit ekskavator tahun ini. Pengadaan tersebut dilakukan untuk menunjang kegiatan normalisasi jaringan-jaringan irigasi di Kabupaten Pasuruan.

Rencana itu diungkapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka. Ia menambahkan, Pemkab baru melakukan penambahan satu unit ekskavator tahun 2018 lalu.

Padahal, rencananya ada tiga unit pengadaan ekskavator baru tahun lalu. “Namun, karena tak terealisasi, makanya akan diupayakan untuk direalisasikan tahun 2019 ini,” kata Hanung.

Ia menambahkan, Pemkab hanya mengalokasikan dana Rp 2 miliar untuk pengadaan ekskavator tahun 2018 kemarin. Dana itu pun sudah dibelanjakan. Sehingga, total ada empat ekskavator yang dimiliki instansinya.

Sebelumnya, alat yang dimiliki hanya 1 ekskavator, 2 unit mini ekskavator dan 1 dump truck untuk memuat hasil normalisasi. Sedangkan alat lain masih sewa seperi truk self loader yang untuk mengangkut eskavalotor di jalan.

Pada anggaran P-APBD 2018 lalu sudah dibeli 3 alat yaitu 1 dump truck self loader, 1 dump truck, dan 1 ekskavator menengah dengan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Tambahan alat ini dipastikan untuk mempercepat dan mempermudah kegiatan normalisasi.

Tahun 2019 ini, Dinas PU Sumber Daya Air merencanakan akan melakukan normalisasi jaringan irigasi di 80 titik se-Kabupaten Pasuruan. Jumlah ini lebih besar dari tahun 2018 lalu yang hanya sekitar 70 titik. Normalisasi sendiri adalah untuk mengeruk endapan lumpur, pasir, enceng gondok, sampai sampah plastik agar air mengalir lancar.

Jumlah itu, dinilai belum ideal. Karena tiga ekskavator di antaranya kurang menunjang lantaran kerap mengalami kerusakan. Karena itulah, dibutuhkan penambahan.

“Kami sudah menyiapkan anggarannya, sekitar Rp 5 miliar. Ada dua ekskavator yang akan kami beli tahun ini,” urainya.

Salah satunya, jenis amfibi. Ia memandang, membutuhkan ekskavator amfibi tersebut, untuk mengatasi medan yang sulit. (one/eka/fun)