Pemkab Probolinggo Ajukan 25 Ribu Jargas Baru untuk 5 Tahun ke Depan

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo berencana mengajukan 25 ribu bantuan jaringan gas rumah tangga. Bantuan itu diajukan untuk lima tahun ke depan yaitu sampai 2024. Rencananya, bantuan itu tetap difokuskan untuk daerah bagian barat.

Hal itu disampaikan Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Santoso. Menurutnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan saat berkunjung meminta agar pemkab mengajukan jaringan gas. Pengajuan tersebut, digunakan dalam waktu lima tahun mendatang.

“Karena permintaan itu,  kami hitung kebutuhan jaringan gas. Dan, kami sepakati untuk mengajukan sekitar 25 ribu jargas untuk lima tahun. Dengan rincian, setiap tahunnya 5 ribu jargas,” terang Santoso.

Saat ini pihaknya menunggu nota dinas bupati. Jika nota dinas turun, maka pengajuan jargas akan dilayangkan ke kementerian.

Santoso melanjutkan, total 25 ribu jargas yang akan diajukan itu tetap difokuskan untuk daerah barat. Yaitu, Tongas,  Sumberasih, Dringu,  Gending,  dan Leces.

“Jumlah 25 ribu jargas itu peruntukannya kabupaten wilayah barat. Jadi, sama dengan yang lima ribu jargas tahun ini yang mulai akan digarap,” ungkapnya.

Bukan tanpa alasan. Menurutnya, jargas difokuskan di wilayah barat. Sebab, di wilayah timur belum ada sambungan induk jargas.

“Yang ada sambungan induk itu di Leces dan Gending. Di Leces itu bekas perusahaan kertas leces. Dulu, kertas leces pasangan jargas. Dan, di Gending itu pabrik Sasa. Jadi, hanya sampai di situ saja. Untuk yang ke timur belum ada,” tandasnya.  (sid/hn)